Bill Cosby dinyatakan bersalah atas kasus pelecehan seksual

Bill Cosby dinyatakan bersalah atas kasus pelecehan seksual

Aktor dan komedian Bill Cosby tiba untuk sidang hari pertama atas tuduhan pelecehan seksual di Pengadilan Negeri Montgomery di Norristown, Pennsylvania, Amerika Serikat, Senin (9/4/2018). (REUTERS/Jessica Kourkounis)

Jakarta (ANTARA News) - Aktor Hollywoood Bill Cosby (80), dinyatakan bersalah setelah beberapa tahun belakangan ini tersangkut kasus pelecehan seksual yang dilaporkan oleh sejumlah korban perempuan.

Pengadilan Montgomery County pada Kamis (26/4) waktu setempat menyatakan Cosby bersalah karena memberi obat-obatan dan melakukan pelecehan seksual terhadap Andrea Constand 14 tahun lalu, saat korban bekerja di Temple University.

Pengadilan mengenakan tiga dakwaan terhadap Cosby, seperti diberitakan laman NY Times, namun tidak mengumumkan kapan Cosby akan menjalani hukuman atas tindak pidana berat yang masing-masing hukuman hingga 10 tahun penjara.

Cosby hanya duduk terdiam dan menatap ke bawah saat hakim membacakan putusannya. Beberapa perempuan yang menuduhkan pelecehan seksual padanya hadir pada setiap sidang, bersorak singkat. Constand, yang juga hadir pada sidang hari itu, segera berdiri dan diberi pelukan oleh para pendukungnya, termasuk pengacaranya.

Baca juga: Bill Cosby didakwa lakukan kekerasan seksual

Cosby tidak berkomentar apa pun saat dia keluar dari ruang sidang, namun, kepala tim kuasa hukumnya Thomas A. Meserau Jr menyatakan mereka akan mengajukan banding.

“Kami tidak yakin Cosby bersalah,” kata dia.

Beberapa tahun lalu, Cosby, yang terkenal sebagai sosok kebapakan berkat serial televisi komedi yang populer di tahun 80-90an “The Cosby Show”, mengaku memacari beberapa perempuan dan memberi obat quaalude untuk merayu mereka untuk berhubungan seks.

Cosby dan kuasa hukumnya bersikeras apa yang terjadi bersama Constand dilakukan atas dasar konsensual, saling menyukai, sehingga bukan merupakan pelecehan.

Putusan atas kasus Cosby ini merupakan yang pertama yang melibatkan nama besar setelah gerakan #MeToo, dianggap membawa angin segar pada korban perempuan karena peristiwa pelecehan seksual semakin mendapat perhatian dari penegak hukum.

Baca juga: Bill Cosby sewa pengacara Michael Jackson

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar