Sekjen PBB tunjuk utusan khusus untuk Myanmar

Sekjen PBB tunjuk utusan khusus untuk Myanmar

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres. (PBB)

Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengumumkan pengangkatan Duta Besar Swiss untuk Jerman Christine Schraner Burgener sebagai utusan khusus barunya untuk Myanmar.

Pengumuman tersebut disampaikan Kamis (26/4), beberapa hari sebelum delegasi Dewan Keamanan PBB berkunjung ke Bangladesh dan Myanmar untuk meninjau langsung krisis pengungsi Rohingya.

Setidaknya 700.000 warga minoritas muslim Rohingya mengungsi dari Myanmar sejak tentara negara itu melancarkan operasi militer di negara bagian Rakhine pada Agustus. Sebagian besar dari mereka kini tinggal di kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak di Bangladesh.

Kekerasan tersebut melibatkan pembakaran desa-desa, dengan tentara dan milisi sipil dituding melakukan pembunuhan dan pemerkosaan.

Myanmar membantah keras tuduhan pembersihan etnis yang disampaikan oleh PBB, Inggris, Prancis dan Amerika Serikat.

Schraner Burgener, yang menjabat sebagai duta besar Swiss untuk Thailand dari 2009 hingga 2015, memegang jabatan itu setelah pencarian utusan khusus selama berbulan-bulan.

Majelis Umum pada Desember meminta Guterres menunjuk seorang utusan khusus dalam resolusi yang menyeru Myanmar untuk mengakhiri operasi militernya di negara bagian Rakhine.

Diplomat India Vijay Nambiar menjadi penasihat khusus PBB urusan Myanmar sampai 2016, di bawah Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, demikian siaran kantor berita AFP. (mr)

Baca juga:
Delegasi PBB kunjungi Rakhine pekan depan
Pemerintah Myanmar merepatriasi satu keluarga Rohingya

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar