counter

Pelaksanaan UNBK 2018 DKI berlangsung lancar

Pelaksanaan UNBK 2018 DKI berlangsung lancar

Arsip: Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1, Jakarta, Senin (2/4/2018). Sebanyak 1.459.062 siswa dari 13.054 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan pada 2-5 April 2018. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Jakarta (ANTARA News) - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2018 berlangsung dengan lancar dan tidak ada kendala yang menghambat jalannya ujian tersebut.

"Alhamdulilah, kami sangat bersyukur pelaksanaan UNBK 2018 untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari hari pertama sampai hari terakhir, berjalan lancar, tanpa kendala berarti," kata Kepala Disdik DKI Sopan Adrianto di Jakarta, Sabtu.

Pelaksanaan UNBK 2018 UNBK dimulai dari tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 2 hingga 5 April 2018. Kemudian, dilanjutkan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) pada 9 hingga 12 April 2018.

Sementara itu, UNBK 2018 untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) diselenggarakan pada 23 hingga 26 April 2018.

Setelah seluruh proses UNBK selesai, dia mengatakan, pihaknya akan menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).

"Setelah selesai pelaksanaan UNBK 2018 untuk tingkat SMK, SMA/MA dan SMP/MTs, berikutnya kami akan menggelar USBN untuk tingkat SD/MI pada 2 Mei 2018 nanti," ujar Sopan.

Sementara itu, sebelum pelaksanaan USBN tingkat SD/MI tersebut, dia berencana untuk menggelar telekonferensi bersama dengan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan di masing-masing wilayah kota dan kabupaten.

"Rencananya, saya akan melakukan telekonferensi dengan sejumlah kepala sekolah serta Kasudin Pendidikan di masing-masing wilayah untuk berdialog sebelum dilaksanakannya USBN tingkat SD/MI," tutur Sopan.

Dia mengungkapkan telekonferensi tersebut digelar untuk memastikan kesiapan masing-masing sekolah yang ada di wilayah DKI Jakarta dalam menghadapi USBN SD tahun ajaran 2017-2018.

"USBN itu berbeda dengan UNBK. Kalau USBN menggunakan kertas, bukan komputer. Oleh karena itu, kami ingin membahas mengenai kesiapan pelaksanaannya, mulai dari distribusi naskah hingga antisipasi kekurangannya seperti apa," ungkap Sopan.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar