Palembang (ANTARA News) - Tim Nasional sepak bola wanita Piala AFF Girl U-16 tidak dibebani target untuk menjuarai kompetisi antar negara-negara Asia Tenggara karena terdapat wakil Asia di Piala Dunia yakni Thailand.

Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita PSSI Papat Yunisal dalam konferensi pers di Palembang, Senin, mengatakan, meskipun demikian, sebagai tuan rumah diharapkan setidaknya menembus semifinal.

"Tim sudah disiapkan cukup matang selama lima bulan oleh Pelatih Rully Nere. Saya optimistis dengan bermain di rumah sendiri akan membangkitkan semangat pemain," kata Papat.

Indonesia selaku tuan rumah akan tergabung dalam Grup B bersama Thailand, Kamboja dan Laos.

Sementara Grup A terdiri atas, Malaysia, Singapura, Vietnam, Fhilipina, dan Myanmar.

Pada ajang yang diikuti sembilan negara ini, Indonesia menurunkan atlet-atlet hasil seleksi yang sebagian besar merupakan pemain futsal.

Menurut mantan pesepakbola wanita era tahun 80-an ini, peluang Indonesia untuk lolos grup sangat terbuka bermaterikan atlet-atlet muda itu karena cukup memenangkan satu pertandingan.

"Memang suatu keberuntungan, Timnas masuk Grup B dengan hanya empat tim, sehingga peluang semakin terbuka. Setidaknya bisa runner up di Grup," kata dia.

Pelatih Thailand Naruephon Kaenshon mengatakan meski timnya diunggulkan tapi tetap bisa meremehkan tim lain.

"Memang benar kami menjadi wakil Asia di piala dunia U-16 tapi bukan berarti kami boleh meremehkan tim lain. Apalagi saat ini terjadi perubahan komposisi pemain hampir 80 persen jika dibanding saat mengikuti Piala AFF tahun lalu di Laos," kata dia.

Menurutnya, semua tim berpeluang untuk memenangkan kompetisi ini.

"Bahkan persiapan kami sangat minim, hanya satu bulan," ujar dia.

Piala AFF Girl U-16 digelar di Palembang, 1-13 Mei 2018 menggunakan dua stadion yakni Stadion Bumi dan Stadion Atletik Jakabaring.

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2018