DKI lakukan evaluasi menyusul musibah dalam pembagian sembako

DKI lakukan evaluasi menyusul musibah dalam pembagian sembako

Sejumlah warga berdesakan untuk mengambil sembako gratis saat acara Untukmu Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/4/2018). Acara Untukmu Indonesia diisi dengan pembagian sembako gratis, sunatan gratis serta pertunjukan seni budaya. (ANTARA /Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi menyusul terjadinya musibah saat pembagian bahan pokok dalam pesta rakyat yang digelar Forum Untukmu Indonesia di Lapangan Monumen Nasional pada Sabtu (28/3)

"Tentang apa yang terjadi Sabtu kemarin (28/3), jadi ini menjadi refleksi dan evaluasi buat kami. Dan Insya Allah ini kedisiplinannya kita akan tingkatkan untuk acara-acara selanjutnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta Utara, Kamis, mengenai acara yang dikaitkan dengan kematian dua anak tersebut.

Ia mengatakan pemerintah provinsi menyerahkan pengusutan penyebab kematian kedua anak itu kepada aparat hukum.

"Kalau Pemprov DKI sudah melakukan kajian sebelum, pas dan pasca kejadian. Dinas Kesehatan baru memberikan laporan kepada kami. Pariwisata dan Kebudayaan memberikan laporan dan Dinas Perhubungan juga," katanya, tanpa merinci laporan dari masing-masing dinas tersebut.

Dia mengajak semua pihak untuk introspeksi diri, untuk lebih peduli kepada warga sekitar yang membutuhkan bantuan.

"Untuk beras, untuk minyak goreng dan Indomie saja mereka sampai harus berdesak-desakkan seperti itu. Padahal kita punya program melalui KJP dan Bazis. Zakat, infak dan sedekah kita bisa arahkan ke sana. Oleh karena itu Pak Wali akan memetakan mana yang perlu," katanya.

Baca juga: Polisi bentuk tim usut kematian anak saat Pesta Rakyat di Monas
 

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar