counter

Jubir eks HTI tanggapi ajakan bergabung PBB

Jubir eks HTI tanggapi ajakan bergabung PBB

Uji Materi Gugatan Pembubaran Ormas Kuasa Hukum HTI Yusril Ihza Mahendra (kiri) bersama Juru Bicara HTI Ismail Yusanto (kanan) menyerahkan permohonan gugatan uji materi kepada petugas di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/7). Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) resmi mengajukan judicial review atau uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan (ormas) ke Mahkamah Konstitusi. (ANTARA /Galih Pradipta)

Kami mendukung PBB
Jakarta (ANTARA News) - Juru bicara eks perkumpulan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menanggapi ajakan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra untuk bergabung dalam partai tersebut.

Kami mendukung PBB," ujar Ismail Yusanto sesuai mengikuti sidang pembacaan putusan gugatan HTI di Pengadilan Tata Usaha Negara DKI Jakarta, Senin.

Saat ditanya apakah dukungan terhadap PBB itu artinya eks HTI akan bergabung, Ismail kembali menyatakan hal yang sama.

"Kami mendukung PBB," tegas Ismail.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dalam Mukernas II PBB di Jakarta, Jumat (4/5), mengatakan sudah tiga periode kepemimpinan lamanya PBB seperti partai terdzalimi, disepelekan dan dianggap tidak ada.

Yusril mengatakan tahun ini PBB akhirnya diterima sebagai partai peserta pemilu, meskipun harus melalui perlawanan melalui jalur yang konstitusional. Dia mengajak seluruh kader untuk bangkit membesarkan PBB kembali.

Dia meyakini PBB bisa meloloskan kader-kadernya untuk kembali masuk ke DPR RI dengan memperoleh suara sah nasional minimum empat persen.

Yusril pun mengajak seluruh ormas Islam seperti FPI, HTI untuk bergabung dalam partainya dan bersama-sama membesarkan PBB demi memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya umat Islam.

Baca juga: Sekjen: suara PBB bertambah dengan masuknya eks HTI

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Majelis Hakim tolak gugatan HTI

Komentar