Deddy Mizwar sasar pasar kaget selama Ramadhan

Deddy Mizwar sasar pasar kaget selama Ramadhan

Arsip Foto. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat Deddy Mizwar (tengah) berfoto dengan pengunjung pasar pada kampanye Pilgub Jabar di pasar tradisional Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (26/3/2018). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Bandung (ANTARA News) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat Deddy Mizwar akan menjadikan pasar kaget sebagai target kampanye selama Ramadhan, termasuk di antaranya pasar kaget di sekitar Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat di Kota Bandung.

"Saya akan menjadikan pasar-pasar kaget sebagai sasaran utama untuk mensosialisasikan diri sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018, di Bandung kan banyak PKL seperti ini. Tapi yang jelas selama puasa kegiatan tetap berjalan seperti biasa, tapi waktunya mungkin lebih siang," katanya.

"Seperti yang saya lakukan sekarang, kita kunjungi pasar Jumat di sini. Harapan mereka (kegiatan usaha) tidak ditutup, dan mereka siap patuh, tutup setelah Jumatan," kata Deddy, yang Jumat siang ini menyapa ratusan pedagang di pasar kaget di Kawasan Pusdai Jabar dalam kampanyenya.

Meski demikian dia tetap mengagendakan kegiatan kampanye ke luar kota Bandung. "Ke luar kota tetap bejalan, besok ke Depok. Kita isi dengan tarling dan buka bersama," katanya.

Pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat akan berlangsung 27 Juni. Deddy mengaku siap menggenjot kegiatan silaturahim dengan warga Jawa Barat demi menggalang dukungan.

"Silaturahim sebanyak-banyaknya agar kita bisa semakin melebarkan selisihnya," katanya mengenai perbandingan tingkat keterpilihan dengan kandidat yang lain.

Berpasangan dengan Dedi Mulyadi sebagai calon wakil gubernur, Deddy bersaing dengan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (nomor urut satu), TB Hasanuddin-Anton Charliyan (nomor urut dua), dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (nomor urut tiga) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018.

Baca juga: Peserta Pilgub Jabar adu gagasan di ICMI
 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar