Scholes kritik Alexis agar bermain layaknya seorang bintang

Scholes kritik Alexis agar bermain layaknya seorang bintang

Paul Scholes. (FOTO ANTARA/REUTERS/Alex Doman)

Penampilannya, mereka harus meningkat"
London (ANTARA News) - Mantan bintang Manchester United, Paul Scholes, memperingatkan Alexis Sanchez untuk memperbaiki kinerja dan bermain layaknya seorang bintang di lapangan, menyusul penampilan buruk pada final Piala FA yang dimenangkan Chelsea, Sabtu (19/5).

Scholes menyebut permainan striker Timnas Chile itu layak dikritik karena kalah bersinar dengan playmaker Chelsea asal Belgia, Eden Hazard, yang mencetak gol tunggal kemenangan timnya dari titik penalti.

Kurang bersinarnya permainan Sanchez juga membuat MU yang menempati urutan kedua klasemen akhir Liga Inggris, harus tertinggal sampai 19 poin dari Manchester City.

Scholes, salah satu pemain kunci era Alex Ferguson, mengatakan Sanchez harus meningkatkan kinerjanya pada musim depan untuk menandingi ketajaman pemain-pemain City.

"Penampilannya, mereka harus meningkat," kata Scholes kepada BT Sport dilansir AFP, Minggu.

Baca juga: Tiga hal utama di balik kemenangan Piala FA Chelsea

"Saya berpikir, beberapa pertandingan berikutnya di musim depan sangat penting baginya, dia perlu membuat penggemar percaya lagi dan percaya akan mendekati City. Mereka membutuhkan pemain besar," katanya.

Scholes mengatakan City mempunyai sederet pemain dengan kualitas bagus kendati tidak memliki pemain bintang sekaliber Hazard, Ronaldo maupun Messi.

"Mereka membutuhkan dua pemain ajaib. Saya pikir mereka punya pemain yang sangat bagus, mereka tidak punya Hazard, (Cristiano) Ronaldo, (Lionel) Messi dan saya tahu banyak tim yang tidak punya, tetapi perbedaan antara keduanya adalah kualitas pada Hazard, kami melihat itu dalam pertandingan besar. United tidak memilikinya," pungkas Scholes.

Baca juga: Mourinho tetap bangga meski kalah di Piala FA, kenapa?

Baca juga: Menunggu nasib dari Chelsea, Conte sesumbar "saya langganan juara"

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar