BTS curhat soal rasa tertekan hingga ancaman pembunuhan

BTS curhat soal rasa tertekan hingga ancaman pembunuhan

BTS dalam gelaran Billboard Music Awards 2018 (instagram/bts.bighitofficial)

Jakarta (ANTARA News) - Di balik kesuksesan album ketiganya, "Love Yourself: Tear", para personel Bangtan Sonyeondan (BTS) mengaku harus melalui kondisi tertekan dan kelelahan luar biasa
 
"Kami berada di bawah "tekanan dan kelelahan luar biasa" untuk menghasilkan album baru hanya delapan bulan setelah mini album terakhir dirilis," ujar salah satu personel BTS, Suga.

"Meskipun begitu, (penyanyi) harus kembali ke panggung secara bersamaan ketika album ini dirilis di industri musik Korea Selatan," imbuh sang rapper.  

Menurut Suga, di masa-masa itu para personel harus menjaga soal mental dan kesehatan.

"Jadi kupikir kami perlu menjaga mental dan kesehatan kami sendiri. Tidak ada jalan lain selain melangkah maju meskipun kelelahan dan tekanan yang tumbuh bahkan setelah album dirilis," tutur dia.

Tak hanya itu, para personel mengaku sempat memiliki "persaingan batin" di antara mereka, walau akhirnya ini menjadi sebuah kekuatan yang memotivasi mereka untuk bekerja lebih keras dan mencoba gaya musik baru.

Suga mengatakan, saat ini mereka mengerjakan mixtape masing-masing dan ini akan dirilis di masa mendatang.

Di sisi lain, personel BTS lainnya, Jimin mengungkapkan dirinya bahkan pernah mendapatkan ancaman kematian di internet.

"Aku terkejut soal berita ancaman kematian kedua setelah satu tahun terakhir. Aku tidak punya tempat untuk mereka. (Fans) juga tidak perlu khawatir karena staf kami melindungi (aku)," kata dia seperti dilansir Kantor Berita Yonhap.

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar