counter

Jasa Raharja dukung mudik ramah anak

Jasa Raharja dukung mudik ramah anak

Anak-anak yang mengikuti program Mudik Bareng Guyub Rukun 2018 tampak bersantai di dalam bus selama perjalanan. (Antara/Virna P. Setyorini) ((Antara/Virna P. Setyorini))

Kebumen (Antara News) - PT Jasa Raharja (Persero) sebagai salah satu pelaksana Mudik Bareng Guyup Rukun BUMN Lebaran 2018 mendukung pelaksanaan mudik ramah anak. 

“Dalam pendaftaran mudik bareng, setiap kepala keluarga dapat menyertakan tiga orang anggota keluarganya. Jadi mereka-mereka inilah yang kadang naik motor berempat atau bertiga sekeluarga bersama anak-anaknya,” kata Kepala Urusan Hubungan Masyarakat PT Jasa Raharja (Persero) M Iqbal Hasanuddin dikonfirmasi Antara dari Kembumen, Jawa Tengah, Sabtu. 

Jadi prinsipnya pelaksanaan Mudik Bareng Guyup Rukun BUMN Lebaran 2018 ini, menurut Iqbal, bertujuan mengurangi angka masyarakat yang hendak mudik menggunakan kendaraan roda dua dengan  dialihkan menggunakan kendaraan roda empat.

Dengan tujuan mengurangi kecelakaan lalu lintas dan memberikan kenyamanan untuk pemudik sekeluarga, lanjutnya. 

Dalam bus rute Jakarta-Yogyakarta yang ditumpangi Antara dalam rangka mudik bareng ini memang terdiri dari keluarga-keluarga yang menyertakan anak-anak hingga balita. 

Brian (7), salah seorang anak yang bersama adik balitanya ikut mudik orang tuanya ke Wonosari mengaku cukup menikmati perjalanan mudik dengan bus ini. Ini karena anak yang duduk di kelas dua SD ini sebelumnya juga sudah pernah ikut mudik dengan bus maupun kereta api. 

Ada pula kakak beradik Evan dan Nathan yang hendak mudik ke Wates bersama ibunya. Mereka tampak cukup menikmati perjalanan, selalu bercanda di sepanjang perjalanan dengan sesekali melihat pandangan keluar bus ketika ada sesuatu yang menarik perhatian. 

Evan dan Nathan hanya mudik bersama ibunya karena ayahnya yang bekerja sebagi ojek online masih harus bekerja di Jakarta. 

Sebelumnya Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengharapkan Lebaran tahun ini bisa lebih ramah terhadap anak-anak. 

Karena itu, pihaknya meminta pemerintah, pemerintah daerah, aparat dan penyedia transportasi mudik lebaran untuk memberikan jaminan keselamatan dan layanan yang handal, agar masyarakat termasuk anak dapat melangsungkan mudik  dengan aman dan nyaman. 

Program Mudik Bareng Guyup Rukun BUMN Lebaran 2018 memberangkatkan pemudik dengan total 600 unit bus, delapan kereta api dan dua kapal laut.

Program mudik bareng kali ini melibatkan sekitar 62 perusahaan BUMN dengan pemudik mencapai 164.412 orang. Angka ini meningkat jika dibandingkan 2017 yang hanya diikuti 27 perusahaan dan memberangkatkan hanya 99.576 pemudik. 

PT Jasa Raharja (Persero) menjadi BUMN yang terbanyak memberangkatkan pemudik, sekitar 30.000 pemudik setidak-tidaknya 30 kota di beberapa provinsi seperti Semarang, Jepara, Salatiga, Pekalongan, Tegal dan Klaten.

Pewarta: Virna P. Setyorini
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Arus mudik malam Idul Adha, Tol Cipali padat

Komentar