Arus Mudik

5.251 orang berangkat melalui Bandara Pattimura di Ambon

5.251 orang berangkat melalui Bandara Pattimura di Ambon

Ilustrasi aktivitas penerbangan di Bandara Pattimura, Ambon. (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

Ambon, Maluku (ANTARA News) - PT Angkasa Pura I cabang Ambon mendata sebanyak 5.251 penumpang berangkat maupun datang melalui Bandara Pattimura di Ambon, pada H-3 hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Lonjakan penumpang terus mengalami peningkatan 7,9 persen di H-3 lebaran yakni sebanyak 5.251 penumpang, jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2017 sebanyak 4.864 penumpang," kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) bandara Pattimura, Amirudin Florensius, Rabu.

Ia mengatakan, pertumbuhan penumpang di H-3 lebaran untuk kedatangan sebanyak 2.656 dan keberangkatan 2.595, dibandingkan tahun 2017 sebanyak 4.864 orang.

Pergerakan pesawat baik kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Pattimura sebanyak 60 keberangkatan setiap hari

"Kenaikannya terjadi untuk penumpang, pergerakan pesawat, bagasi maupun kargo. Jumlah ini meningkat sejak H-8 lebaran," katanya.

Amirudin menjelaskan, tingginya animo masyarakat menggunakan jasa penerbangan karena kepastian jadwal maupun jumlah armada di bandara internasional tersebut terjamin.

Kenaikan penumpang ini memberikan gambaran bahwa kehidupan sosial masyarakat di Ambon sebagai ibu kota Provinsi Maluku terus meningkat, serta pertumbuhan ekonomi daerah semakin menggembirakan.

Ia menyatakan, pihaknya juga telah menyiagakan posko terpadu angkutan lebaran sejak 7 - 24 Juni 2018.

Posko ini akan melayani penumpang H-8 hingga H+7 lebaran, tujuannya menjadi pusat informasi serta memberi layanan penunjang bagi penumpang, selain itu posko ini juga dilengkapi fasilitas pendukung video conference untuk memantau arus mudik dan balik lebaran.

Ditambahkannya, seluruh upaya dilakukan agar penumpang yang akan berangkat dapat menikmati pelayanan dengan baik. Segala kemungkinan dilakukan melalui langkah antisipasi khususnya pada kondisi darurat keterlambatan penerbangan.

"Kita berupaya mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi , misalnya keterlambatan bersama pihak airlnines. Antisipasi harus dipersiapkan dengan baik. Hal ini, tentu tidak boleh terjadi dalam angkutan lebaran oleh maskapai airlines," katanya.

Pewarta: Penina Mayaut
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

PT KAI Daop 2 Bandung sediakan 446.600 tiket angkutan lebaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar