Arus Mudik

Tol Jakarta-Cikampek tersendat sejak Rabu dini hari

Tol Jakarta-Cikampek tersendat sejak Rabu dini hari

Kepadatan arus mudik di Tol Bekasi-Cikampek pada H-3 atau Selasa (12/6) yang mencapai 10 Kilometer setelah Gerbang Tol Cikarang Utama hingga rest area KM 39. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan jumlah kendaraan mencapai 92.200 kendaraan pada H-3.

Bekasi (ANTARA News) - PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek mencatat pergerakan arus mudik Lebaran 2018 pada Rabu dini hari hingga menjelang siang tersendat akibat lonjakan volume kendaraan.

"Arus lalu lintas mudik terpantau masih terus padat," kata Humas PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek Irwansyah di Bekasi.

Berdasarkan data yang dihimpun melalui petugas Sentral Komunikasi Jasa Marga tercatat volume lalu lintas di lintasan Tol Jakarta-Cikampek pada siang hari mencapai 21.441 unit kendaraan dari arah Jakarta yang melintasi GT Cikarang Utama.

Jumlah tersebut tercatat mengalami penurunan dari situasi lalu lintas pada Selasa (12/3) malam sebanyak 29.328 unit kendaraan yang mengarah ke Cikampek dan sekitarnya.

"Sementara, angka volume normal lintasan 22.000 unit," katanya.

Situasi tersebut mengakibatkan kecepatan kendaraan di dalam jalan tol relatif pelan dan hanya maju perlahan rata-rata 0-40 km per jam.

Ketersendatan kendaraan, kata Irwansyah, terjadi dari Jatibening sampai dengan Karawang Timur atau dari Km 7 sampai Km 54 Tol Jakarta-Cikampek.

"Sejak pukul 06.37 WIB telah diberlakukan contra flow dari Gerbang Tol Cikarang Utama sampai dengan Dawuan Km 61+500," katanya.

Baca juga: Jarak lawan arus di tol Jakarta-Cikampek diperpanjang

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar