Piala Dunia 2018

Sehari jelang pembukaan, begini ketatnya pengamanan Stadion Luzhniki

Sehari jelang pembukaan, begini ketatnya pengamanan Stadion Luzhniki

Sejumlah awak media dari berbagai negara melakukan pelaporan dari luar Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, pada Rabu (13/6/2018), sehari jelang upacara pembukaan Piala Dunia 2018. (ANTARA/Triono Subagyo)

Moskow (ANTARA News) - Petugas keamanan Rusia menggalakkan pengamanan yang cukup ketat di Stadion Luzhniki, Moskow, arena yang akan dipakai sebagai lokasi upacara pembukaan Piala Dunia 2018 pada Kamis (14/6).

Meski ketat, pengamanan tersebut efisien dan cukup lancar bagi orang-orang yang memiliki akreditasi serta berkepentingan untuk berada di kawasan Stadion Luzhniki.

ANTARA pada Rabu menyambangi Stadion Luzhniki untuk keperluan mengurus akreditasi dan taksi yang ditumpangi segera diadang keamanan untuk diperiksa dan ditanya tujuannya.

Ketika dijelaskan sembari menyodorkan surat persetujuan dari FIFA, petugas pun langsung memberikan jalan bahkan menunjukkan arah yang harus dituju dan itu di luar pagar stadion.

Begitu pula ketika sudah mendapatkan ID-card, para jurnalis untuk masuk gerbang stadion pun mendapatkan pemeriksaan.

Pertama dari petugas jaga yang menanyakan ID-card, jika tidak memiliki ia memberikan tanda kedua tangannya disilangkan membentuk huruf X. Sebaliknya, ketika memiliki langsung mengarahkan ke dalam.

Namun, di dalam telah banyak petugas dengan menyiapkan sinar X, laiknya di bandara.

Semua tas hingga atribut lainnya harus masuk dalam lorong itu. Bahkan orangnya pun diperiksa melebihi pemeriksaan di bandara, dari ujung kepala jika bertopi harus dilepas hingga kaus kaki.

Baca juga: Koin Piala Dunia jadi buruan

Baca juga: Jadwal siaran langsung sepak bola pada 14 - 16 Juni 2018


Sejumlah jurnalis dari beberapa negara mengakui pemeriksaan itu cukup ketat tetapi lancar dan mereka mengakui senang karena cukup menjamin keamanan.

"Saya suka karena keamanan kita terjamin. Tidak masalah diperiksa begitu ketat," kata Alberto, fotografer dari Brasil.

Video:

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar