Dolar AS menguat didukung data ekonomi

Dolar AS menguat didukung data ekonomi

Petugas menghitung pecahan dolar Amerika di salah satu gerai penukaran mata uang di Kwitang, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018). (ANTARA /Sigid Kurniawan)

New York (ANTARA News) - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan data ekonomi terbaru.

Indeks kepercayaan bulanan Asosiasi Nasional Pengembang Perumahan AS (NAHB) turun dua poin menjadi 68 poin pada Juni, lebih rendah dari perkiraan pasar 70 poin, menurut data yang dirilis pada Senin (18/6).

Komponen-komponen utama indeks NAHB AS secara keseluruhan jatuh pada Juni dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Indeks penjualan rumah keluarga tunggal saat ini merosot menjadi 75 poin dari 76 poin pada Mei, sementara ukuran dari kondisi penjualan mendatang turun satu poin dari Mei menjadi 76 poin.

Indeks NAHB menilai tingkat relatif penjualan rumah keluarga tunggal saat ini dan di masa mendatang. Pembacaan di atas 50 poin menunjukkan prospek yang menguntungkan pada penjualan rumah, sementara di bawah 50 poin menunjukkan prospek negatif.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,04 persen menjadi 94,792 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1615 dolar AS dari 1,1606 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3240 dolar AS dari 1,3280 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7416 dolar AS dari 0,7450 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,51 yen Jepang, lebih rendah dari 110,61 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9949 franc Swiss dari 0,9972 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3216 dolar Kanada dari 1,3179 dolar Kanada, demikian Xinhua melaporkan.

(UU.A026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar