counter

Spice Girls Umumkan Tanggal Baru Tur di China, AS dan Kanada

London (ANTARA News) - Spice Girls mengumumkan tanggal baru bagi konser mereka di China, AS dan Kanada, sebagai bagian tur reuni 14 malam di enam benua. Band wanita Inggris dekade 1990-an itu, yang merupakan salah satu kelompok pop paling berhasil sepanjang masa, akan menggelar konser di Shanghai di China, San Jose di California dan Vancouver di Kanada pada tur yang berlangsung pada Desember 2007 dan Januari 2008, AFP melaporkan. Mereka menangguhkan rencana untuk memulai tur di Los Angeles, kota tempat tinggal anggota band Victoria Beckham, yang suaminya bintang sepakbola terkenal David Beckham bergabung dengan tim LA Galaxy pada awal bulan ini. Persinggahan pertama dalam tur itu kini Vancouver pada 2 Desember. Mereka kemudian main di San Jose, Los Angeles, Las Vegas, New York, London, Cologne, Madrid, Shanghai, Beijing, Hongkong, Sydney dan Cape Town, sebelum mengakhiri pergelaran di Buenos Aires pada 24 Januari 2008. Spice Girls telah menjual lebih dari 50 juta keping rekaman di seluruh dunia, dengan sembilan lagu mereka menduduki tangga lagu pertama di Inggris, antara lain "Wannabe" dan "Spice Up Your Life". Tak selamanya Kelompok ini mengumumkan mereka akan bergabung kembali untuk menggelar tur kemunculan kembali mereka pada akhir bulan lalu, namun mereka membantah langkah tersebut mereka lakukan semata-mata demi uang. Victoria Beckham (Posh Spice), Geri Halliwell (Ginger Spice), Mel Brown (Scary Spice), Mel Chisholm (Sporty Spice) dan Emma Bunton (Baby Spice) berpisah pada 2001. Mereka kini telah menginjak usia 30 tahunan, dengan enam anak di antara mereka. "Prioritas kami jatuh pada keluarga kami. Kami ingin bersenang-senang. Itulah salah satu dari banyak alasan untuk reuni, agar anak-anak kami dapat menyaksikan apa yang kami lakukan dulu," kata Victoria Beckham. Tur ini hanya sekali, kata band itu, dengan menekankan mereka tak bersatu kembali selamanya. Sekitar tiga juta orang telah mendaftarkan diri untuk diundi guna memperoleh kesempatan membeli tiket, yang menurut promotor terpaksa ditempuh akibat tingginya permintaan. (*)

COPYRIGHT © ANTARA 2007

Komentar