Force India didenda 100ribu euro karena roda terlepas

Force India didenda 100ribu euro karena roda terlepas

Pebalap Force India Sergio Perez asal Meksiko (ANTARA FOTO/REUTERS/Brandon Ma)

Le Castellet, Prancis (ANTARA News) - Force India terkena denda 100.000 euro (116.550 dolar AS), dengan 85.000 dari total penangguhan selama satu tahun, setelah roda belakang terlepas dari mobil Formula One Sergio Perez saat berkecepatan tinggi dalam latihan Grand Prix Formula Satu Prancis.

Tim juga diberi tahu steward pada Sabtu untuk menyelidiki prosedur perakitan dan kontrol kualitas mereka demi memastikan kecelakaan yang berpotensi membahayakan seperti itu tidak terjadi lagi.

Steward mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa masalah itu lebih disebabkan kesalahan perakitan ketimbang kesalahan pemasangan roda yang salah atau tidak lengkap.

Baca juga: Hamilton start terdepan di balap F1 Prancis

Mereka juga tidak menyalahkan operator roda belakang kiri dan setuju bahwa baik tim maupun pebalap tidak mendapat peringatan sebelumnya bahwa ada masalah.

"Tidak masuk akal untuk menyimpulkan bahwa tim tidak mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikan mobil karena tidak mengetahui adanya masalah," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

"Dengan demikian, dan konsisten dengan keputusan sebelumnya pada tahun ini, steward memutuskan bahwa hukuman penalti posisi start yang `mungkin` dikenakan ... tidak akan diterapkan."

Baca juga: Vettel geser Hamilton dari puncak klasemen F1

Namun mereka juga mencatat bahwa itu adalah insiden ketiga yang melibatkan tim dalam dua tahun terakhir dan yang kedua untuk musim ini.

"karena itu penalti yang biasa telah meningkat secara signifikan," kata mereka dan menambahkan bahwa mereka berharap besarana denda akan mencukupi sebagai pencegahan. Denda 85.000 euro akan dibayarkan jika ada pengulangan dalam 12 bulan ke depan.

Force India, yang dimiliki bersama pengusaha India yang bermasalah, Vijay Mallya, merupakan salah satu kontestan Formula Satu dengan anggaran terkecil dan sedang mengalami masalah arus kas pada awal tahun, sehingga sanksi akan sangat menyakitkan.`

(Uu.SYS/D011)

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar