Presiden Pastikan Bendungan Paselloreng Sulsel Segera Rampung

Presiden Pastikan Bendungan Paselloreng Sulsel Segera Rampung

Presiden Jokowi saat mengawali kunjungan kerja di Sulawesi Selatan. (Hanni Sofia)

Jakarta (Antara) - Presiden Joko Widodo akan meninjau dan memastikan proyek pembangunan Bendungan Paselloreng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan segera rampung.

Peninjauan akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari kedua kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan hadir meninjau proyek bendungan yang merupakan satu dari tiga proyek bendungan baru di Sulawesi Selatan.

Dua bendungan lainnya yaitu Karalloe di Kabupaten Gowa dan Pamukkulu di Kabupaten Takalar. 

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya menyebutkan pembangunan tiga bendungan ini akan meningkatkan tampungan air sebesar 261,23 juta meter kubik, salah satunya untuk meningkatkan suplai air irigasi di Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai salah satu sentra pangan nasional.

Bendungan Paselloreng mulai dibangun sejak pertengahan 2015 dan akan mengairi lahan irigasi seluas 7.000 hektare. 

Kapasitas tampung maksimal bendungan yakni 138 juta meter kubik atau 9 kali lebih besar dari Bendungan Raknamo dengan kapasitas 14 juta meter kubik yang diresmikan Presiden Joko Widodo awal 2018.

Bendungan Passeloreng merupakan salah satu dari 9 bendungan yang akan rampung tahun 2018, di samping Bendungan Rotiklod di NTT, Tanju, Mila dan Bintang Bano di NTB, Gondang dan Logung di Jawa Tengah, Sei Gong di Batam, dan Sindang Heula di Banten. 

Sebelum meninjau bendungan, Presiden terlebih dahulu melihat langsung pelaksanaan program padat karya tunai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kelurahan Mappadaelo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo.

Siang harinya setelah santap siang bersama, Presiden dan Ibu Iriana akan lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI-AU. 

Setelah itu Presiden dan Ibu Iriana akan terbang kembali ke Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan diperkirakan tiba di Jakarta pada petang hari.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar