Bandarlampung (ANTARA News) - Prancis menjadi tim pertama yang lolos ke semi final putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia setelah mengalahkan Uruguay dengan skor 2-0 pada babak perempat final, yang digelar di Stadion Nizhny, Jumat sore atau malam waktu Indonesia bagian barat.

Prancis kini sedang menanti lawan yakni pemenang antara Brasil dan Belgia yang pertandingannya akan berlangsung malam ini.

Pantauan melalui saluran resmi FIFA, dari Bandarlampung, Jumat malam gol pertama Prancis diciptakan oleh Varane pada babak pertama? menit ke-40 melalui sundulan.

Proses terjadinya gol berawal dari pelanggaran yang dilakukan Bentancur terhadap Tolisso pada menit ke-38, sehingga pemain Uruguay tersebut mendapatkan kartu kuning.

Tendangan bebas oleh Griezmann disambar sundulan oleh Varane dan masuk di sudut kanan gawang Uruguay.

Sementara gol kedua oleh Griezmann pada babak kedua di menit ke-61, setelah mendapatkan umpan dari Giroud yang diterimanya dari Pogba melalui serangan balik yang berjalan apik dan rapih.

Pada laga yang digelar di Nizhny Novgorod, memasuki babak kedua, Uruguay lebih bermain terbuka dibandingkan babak pertama dengan sebagian pemainnya menyerang bersama ketika mendapatkan bola.

Beberapa kali Uruguay mampu menyerang hingga ke areal penalti Perancis, namun beberapa kali kandas di pemain belakang lawan atau tendangannya terlalu melebar.

Pelatih Uruguay memasukkan dua pemain pengganti sekaligus yakni Bentancur digantikan Rodriguez dan Stuani oleh Gomez.

Sebaliknya, tim Prancis sering memainkan bola-bola pendek guna membongkar pertahanan Uruguay. Sehingga pada menit ke-61 berhasil menambah gol melalui Griezmann.

Gol kedua Prancis oleh Griezmann itu berawal dari serangan balik yang dikoordinasikan oleh Pogba dikirim ke Giroud dan oleh Giroud diberikan kepada Griezmann yang berdiri bebas, kemudian melesakkan tepat di depan penjaga gawang, namun bola yang ditepis berputar ke samping kanan atas dan ke belakangnya sehingga masuk.

Griezmann tidak merayakan golnya tersebut, dia hanya diam dan kemudian didatangi rekan-rekannya dan memeluknya.

Pada menit ke-67 wasit memberikan kartu kuning sekaligus kepada Mbappe dan Rodriguez karena terlibat perselisihan yang mengakibatkan pemain lainnya ikut terpancing.

Pelatih Prancis memasukkan Nzonzi menggantikan Tolisso pada menit ke-79 untuk memperkuat pertahanan mereka.

Menit ke-87 Mbappe ditarik digantikan oleh Dembelle.

Para pemain Uruguay memanfaatkan tambahan waktu 5 menit di babak kedua dengan berusaha menyerang guna mengejar ketertinggalan, namun pemain belakang Prancis cukup sigap menghalau dan mengadang setiap serangan.

Pada menit tambahan tersebut, Griezmann diganti oleh Fekir.

Jalannya laga pada babak pertama yakni sejak peluit ditiup, Prancis yang memegang bola kick off langsung menguasai permainan untuk dua menit berjalan.

Memasuki menit keempat, Uruguay berbalik menguasai bola dan berhasil menyerang hingga ke dalam kotak penalti, namun penyelesaiannya belum maksimal.

Laga berjalan sepuluh menit, wasit sudah beberapa kali menghentikan pertandingan karena adanya pelanggaran, dan mayoritas dilakukan oleh pemain Uruguay, terhadap pemain Prancis.

Menit ke-14 tendangan penjuru untuk Uruguay bola sempat disundul dan dapat ditepis oleh penjaga gawang Prancis.

Menit ke-15 Mbappe mendapat peluang emas, setelah menerima bola dari sundulan Giroud, bola diterima dengan disundul dan diarahkan melambung jatuh melewati bagian atas mistar gawang Uruguay.

Karena sulitnya mendekati area serang Uruguay, Pogba ketika mendapatkan bola di luar kotak penalti mencoba menendangnya ke arah gawang, namun masih melambung ke kiri atas.

Hingga tigapuluh menit pertama, meski terjadi saling serang, namun nampak kedua tim terlihat lebih berhati-hati

Menit ke-33 pemain Perancis Lucas Hernandez mendapat kartu kuning karena menarik baju Nandez hingga koyak.

Pada menit ke-44, Uruguay mendapatkan peluang emas, namun penjaga gawang Perancis Lloris tampil apik karena mampu menggagalkan beberapa tendangan maupun sundulan yang mengarah ke gawangnya.

Pewarta: Triono Subagyo
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2018