Tony Parker hijrah ke Hornets

Tony Parker hijrah ke Hornets

Tony Parker (Reuters)

Jakarta (ANTARA News) - Pebasket Tony Parker dikabarkan telah menyepakati untuk hijrah ke Charlotte Hornets setelah menghabiskan 17 tahun dari karirnya bersama San Antonio Spurs.

Dilaporkan kolumnis Yahoo! Sports Shams Charania, point guard gaek berusia 35 tahun itu diplot sebagai pelapis untuk point guard utama Hornets, Kemba Walker, yang akan memasuki tahun terakhir kontraknya, demikian dilansir NBA.

Pebasket yang empat kali menjuarai NBA bersama Spurs dan memenangi penghargaan Pemain Terbaik (MVP) Final NBA 2007 itu menyepakati kontrak dua tahun senilai 10 juta dolar AS bersama Hornets, kata kolumnis ESPN Adrian Wojnarowski.

Parker sempat menghubungi pelatih Spurs Gregg Popovich terkait keputusannya tersebut, sebab Spurs sebetulnya masih menginginkan jasa Parker, namun ia memilih Hornets yang menjanjikan peran lebih besar.

"Tentang betapa pentingnya peran Tony Parker untuk Spurs dalam dua dekade terakhir sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Sejak penampilan perdananya di usia 19 tahun pada 2001, TP tampil impresif dan menginspirasi kami setiap hari, tiap laga, tiap musim, lewat gairah, dedikasi dan hasratnya," kata Popovich lewat pernyataan resminya.

"Kami berterima kasih kepada Tony atas kenangan luar biasa yang ia ciptakan selama 17 tahun ini," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Resmi! LeBron James hijrah ke Lakers

Baca juga: Paul George bertahan di Thunder

Baca juga: Mavericks dekati Clippers untuk dapatkan DeAndre Jordan


Di sisi lain kepergian Parker bukan tidak mungkin memberikan keuntungan bagi Spurs dalam upaya mereka merayu MVP Final NBA 2014 Kawhi Leonard untuk tetap bertahan di tim.

Maret lalu, Parker yang dilanda frustrasi melontarkan komentar pedas terkait cedera Leonard dan menyebut cedera yang pernah dialaminya "seratus kali lipat lebih buruk" yang menurut Wojnarowski memancing kemarahan sang bintang.

Kendati akhirnya hijrah ke Hornets, Parker sebelumnya sempat mengungkapkan harapannya bisa menggenapi karirnya di Spurs hingga 20 musim, bahkan rela memberikan tempat di tim utama kepada talenta muda Dejounte Murray musim lalu.

Di musim pamungkasnya bersama Spurs, Parker tampil di 55 pertandingan dengan catatan rata-rata 7,7 poin dan 3,5 assist per laga yang terlihat inferior dibanding catatan sepanjang karirnya yang mencapai rata-rata 15,8 poin dan 5,7 assist per laga serta enam kali masuk tim All-Star NBA.

Penerjemah: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar