Jokowi ingin koperasi tak ketinggalan zaman

Jokowi ingin koperasi tak ketinggalan zaman

Presiden Joko Widodo. (ANTARA News/Hanni Sofia)

Tangerang, Banten (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo ingin agar koperasi tidak ketinggalan zaman dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang sangat cepat.

"Perkembangan-perkembangan hyperloop, tesla, cryptocurrency, ini kita harus mengerti semuanya. Insan koperasi juga sama harus ngerti semuanya karena perubahan ini akan sangat cepat sekali," kata Jokowi, dalam sambutannya saat acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 di ICE, BSD, Tangerang, Kamis.

Perubahan yang amat cepat, kata dia, bahkan sering seiring regulasinya belum ada tapi perubahan sudah datang.

Hal itulah yang dia minta agar disadari bersama oleh semua kalangan termasuk insan koperasi di Tanah Air. "Inilah perubahan-perubahan yang harus kita sadari bersama agar kita tidak ditinggal oleh zaman," katanya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan bahwa saat ini semua orang hidup di era teknologi, era globalisasi, dan era milenial. Era-era itulah yang mendorong perubahan begitu cepat. 

"Kita harus sadar semuanya bahwa perubahan saat ini terjadi begitu cepatnya revolusi industri 4.0, menurut McKensey Global Institute perubahan yang terjadi 3.000 kali dibandingkan pada revolusi industri yang pertama. Artinya apa perubahan ini akan sangat cepat. Oleh karena itu kita harus sadar semuanya, kita harus ngerti semuanya," katanya.

Ia pun mendorong koperasi untuk paham terkait artifisial intelijen, internet of things, big data, hingga teknologi advance robotic.

"Saya kira di awal nggak harus dengan yang canggih-canggih mulai dulu dengan semua anggota koperasi harus pintar pakai whatsapp. Semua anggota koperasi fasih memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi WhatsApp, WA," katanya.

Kemudian ia menambahkan, agar koperasi juga mulai memasang laman media sosial seperti di Instagram, Twitter, atau Facebook.

Koperasi juga dia minta untuk memahami postingan-postingan atau konten-konten yang menarik sehingga membuat orang tertarik pada koperasi.

"Sekali kita sudah masuk ke media sosial, koperasi sudah masuk ke media sosial kita harus mengerti juga mana posting-posting yang menarik, mana posting-posting yang menyentuh, mana posting-posting yang memukau dan menarik perhatian. Kalau kita mulai masuk ke sana kita akan mengerti kalau tidak, ya percuma nggak bakal ada yang like, tidak ada yang bakal mem-follow kita," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, dia juga menyematkan anugerah kepada sejumlah tokoh yang menerima penghargaan serta meninjau Hari Koperasi Nasional Expo 2018 yang memamerkan produk-produk koperasi Indonesia.

Presiden didampingi sejumlah pejabat di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Koperasi dan UKM, AA Puspayoga, dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia, Nurdin Halid.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar