FIFA selidiki kemungkinan ujaran diskriminatif oleh pendukung Inggris

FIFA selidiki kemungkinan ujaran diskriminatif oleh pendukung Inggris

Fans Inggris berpose dengan kaus mereka bertuliskan "Coming Home" di luar stadion sebelum pertandingan sepak bola semi final Piala Dunia 2018 Rusia antara Kroasia dan Inggris di Luzhniki Stadium di Moskow (11 Juli 2018). (Alexander NEMENOV / AFP)

Moskow (ANTARA News) - Badan sepak bola dunia (FIFA) mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kemungkinan adanya ujaran-ujaran diskriminatif suporter Inggris sepanjang pertandingan babak semifinal Piala Dunia melawan Kroasia pada Rabu.

FIFA tidak memberikan rincian dari ujaran-ujaran tersebut, tetapi hanya mengatakan telah menerima laporan dari pemantau saat pertandingan di Stadion Luzhniki, di mana tim Kroasia menang 2-1 setelah perpanjangan waktu.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa laporan itu telah diajukan melalui sistem pemantauan anti-diskriminasi dalam kaitannya dengan teriakan penonton yang bersifat diskriminatif dan kemungkinan dilakukan fans Inggris pada pertandingan kemarin," kata FIFA dalam sebuah pernyataan pada Kamis, seperti dilansir Reuters.

"Selanjutnya, proses disipliner telah dibuka terhadap asosiasi sepak bola. Karena prosesnya sedang berlangsung, harap dipahami kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut untuk tahap ini."

FIFA telah mempekerjakan tim pengamat spesialis di semua pertandingan Piala Dunia untuk mendeteksi kemungkinan rasisme dan spanduk-spanduk bernuansa rasis saat digelarnya pertandingan.

Baca juga: Tim Inggris dipuji bak pahlawan

Baca juga: Modric: Media Inggris terlalu meremehkan Kroasia


(Uu.D011)
 

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar