Piala Dunia 2018

Nike rayakan dua tim finalis Piala Dunia

Nike rayakan dua tim finalis Piala Dunia

Pemain depan Ivan Perisic (kanan) mencetak gol untuk timnya yang menyamakan kedudukan pada pertandingan semi final Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Inggris di Stadion Luzhniki di Moskow (11 Juli 2018). Kroasia lolos ke final setelah menang 2-1 atas Inggris, (FRANCK FIFE / AFP)

Moskow (ANTARA News) - Final Piala Dunia pada Minggu tidak hanya menjadi urusan tim semuanya Eropa, tetapi juga merupakan pertandingan yang semuanya menggunakan produk Nike.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pabrikan olahraga asal Amerika itu akan menyediakan perlengkapan untuk dua tim finalis Piala Dunia, Prancis dan Kroasia.

Hasilnya menjadi kemenangan signifikan bagi Nike, karena saingannya, Adidas, merupakan mitra lama dan terkemuka FIFA dan Piala Dunia.

"Kami sudah memiliki tiga dari empat tim yang masuk semifinal dan kemudian dua tim kami mencapai putaran final, yang merupakan pertama kalinya bagi Nike," kata Elliot Hill, Presiden Nike bidang konsumen dan pasar.

"Kami sudah bermain sepak bola selama lebih dari 20 tahun, dan ini adalah pertama kalinya kami mendapatkan final sesama Nike dengan kedua tim memakai produk Nike."

Adidas mensponsori 12 dari 32 tim di putaran final Piala Dunia Rusia dibandingkan dengan Nike yang hanya mensponsori 10 tim, tetapi salah satu kliennya yang paling diunggulkan, Jerman, tersingkir di awal pada babak penyisihan grup, sementara delapan tim lainnya melaju ke babak 16 besar.

"Selain kit, kami telah sukses besar dengan para pemain kami," kata Hill.

"Kami memiliki lebih dari 65 persen atlet yang memakai sepatu bola Nike. Itu lebih dari gabungan semua merek lainnya. Jadi ini adalah Piala Dunia yang sangat sukses bagi kami, di dalam dan di luar lapangan."

Dari produsen lain, Puma menyediakan kit untuk empat tim, New Balance untuk dua dan Errea, Hummel, Uhlsport dan Umbro masing-masing satu tim -- yang terakhir adalah kostum khas Peru dengan garis diagonal merah, demikian Reuters.
(Uu.D011) 

Baca juga: Pelatih Iran desak Nike minta maaf

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar