counter

Di Palembang, Presiden serahkan ribuan sertifikat tanah

Di Palembang, Presiden serahkan ribuan sertifikat tanah

Presiden Joko Widodo saat menyerahkan 6 ribu sertifikat di Benteng Kuto Besak, Palembang pada Jumat (13/7/2018). (Bayu Prasetyo)

Palembang (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo menyerahkan sedikitnya 6.000 lembar sertifikat tanah bagi masyarakat Sumatera Selatan dalam rangkaian kunjungannya ke wilayah tersebut.

Dalam penyerahan sertifikat yang dilangsungkan di Benteng Kuto Besak, Palembang, Jumat, ribuan masyarakat penerima sertifikat datang dari Palembang, Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Pagaralam, Kabupaten Prabumulih, Kabupaten Lubuk Linggau, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Oku Timur, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Oku Selatan, dan Kabupaten Empat Lawang.

"Sertifikat ini akan dibagi terus tidak hanya di provinsi Sumatera Selatan atau di Palembang saja. Kecepatan terus akan kita dorong sesuai dengan target tahun ini 7 juta di seluruh provinsi," kata Presiden usai penyerahan sertifikat.

Masyarakat menyambut antusias kedatangan Presiden di kawasan yang terletak di sisi Sungai Musi itu.

Presiden pun menghampiri warga yang telah menantinya hingga ke tengah tenda bernuansa merah putih itu.

Sontak warga yang "penasaran" dengan sosok Presiden mendekat dan bersalaman bahkan berswafoto bersama orang nomor satu di Indonesia itu.

Presiden pun tidak segan menyalami dan berfoto dengan masyarakat.

Baca juga: Presiden kunjungan kerja ke Sumatera Selatan

Baca juga: Presiden Jokowi perintahkan renovasi rumah Zohri

Baca juga: Presiden Jokowi bangga ada koperasi Indonesia beromzet triliunan

Baca juga: Jokowi ungkap tim sepak bola jagoannya


Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan penyerahan sertifikat bermanfaat untuk legalitas hukum hak milik tanah.

Hal itu juga dapat menghindari sengketa kepemilikan lahan.

Selain itu Presiden meminta masyarakat yang hendak menggunakan sertifikat sebagai agunan untuk mendapatkan modal ke bank untuk berhati-hati dalam mengkalkulasi kemampuan angsuran.

Dia mengingatkan masyarakat sebaiknya tidak menggunakan dana yang didapat untuk keperluan konsumtif.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan pada 13-14 Juli 2018.

Sejumlah pejabat yang turut dalam acara itu antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Baca juga: Bupati "curhat" persoalan sertifikat tanah ke Presiden Jokowi

Baca juga: Masyarakat Mulai Rasakan Manfaat Program Sertifikat Rakyat

Baca juga: Warga penerima sertifikat berterimakasih kepada Presiden

Baca juga: Pertama kalinya berjabat tangan dengan Presiden Jokowi, Dadang gemetar

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar