Washington (ANTARA News) - Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan pada Selasa (17/7) bahwa untuk saat ini, jalan terbaik ke depan untuk bank sentral adalah terus meningkatkan suku bunga acuan federal fund secara bertahap.

"Kami menyadari bahwa, di satu sisi, menaikkan suku bunga terlalu lambat dapat menyebabkan inflasi yang tinggi atau ekses pasar keuangan. Di sisi lain, jika kami menaikkan suku bunga terlalu cepat, ekonomi dapat melemah dan inflasi dapat terus berlangsung di bawah target kami," Powell bersaksi di hadapan Komite Perbankan Senat.

"Seperti biasa, tindakan-tindakan kami akan bergantung pada prospek ekonomi, yang mungkin berubah ketika kami menerima data baru," katanya, seraya menambahkan bahwa ekonomi AS telah tumbuh "pada kecepatan yang mantap" sepanjang tahun ini, dengan pasar kerja yang kuat dan inflasi dekat dengan target bank sentral.

Powell mengatakan kekhawatiran tentang kebijakan perdagangan pemerintahan Trump "mungkin juga" berdampak pada upah AS dan pengeluaran modal, meskipun belum muncul dalam angka-angka.

"Kami telah mendengar serentetan kekhawatiran yang sekarang mulai berbicara tentang rencana capex (belanja modal) sebenarnya yang ditunda untuk saat ini," katanya.

Namun, Powell percaya bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana kebijakan perdagangan akan mempengaruhi kebijakan moneter The Fed, karena pihaknya "sulit untuk memprediksi" hasil akhir dari diskusi saat ini mengenai kebijakan perdagangan serta ukuran dan waktu efek ekonomi dari stimulus fiskal.

"Secara keseluruhan, kami melihat risiko ekonomi secara tak terduga melemah karena kurang seimbang dengan kemungkinan pertumbuhan ekonomi lebih cepat daripada yang kami perkirakan saat ini," katanya.

Dalam laporan kebijakan moneter semi-tahunan yang disampaikan kepada Kongres pekan lalu, The Fed telah menegaskan kembali bahwa akan tetap pada kenaikan suku bunga bertahap dengan harapan ekspansi ekonomi berkelanjutan.

Bulan lalu, bank sentral menaikkan kisaran target untuk suku bunga acuan federal fund untuk kedua kalinya tahun ini, dan memperkirakan lebih dari dua kenaikan suku bunga untuk tahun ini.

Baca juga: Kesaksian Powell di Kongres dorong dolar AS menguat

Baca juga: The Fed siap gelar konferensi pers setiap setelah pertemuan kebijakan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2018