counter

Info haji

Pengantar calon haji padati kompleks Pemkab Karawang

Pengantar calon haji padati kompleks Pemkab Karawang

Petugas memberikan nomor manifes seorang calon jamaah haji ketika memasuki asrama untuk menjalani proses karantina di Embarkasi Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Sabtu (21/7/2018). Sekitar 388 calon jamaah haji asal Kabupaten Langkat yang tergabung dalam kloter pertama tiba di asrama haji untuk dikarantina sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

Karawang (ANTARA News) - Pengantar jamaah calon haji memadati kompleks Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjelang pemberangkatan jamaah calon haji asal Karawang dari Kelompok Terbang 18, Sabtu malam.

"Ada saudara yang akan berangkat ke Tanah Suci, jadi kami sekeluarga mengantarnya sebelum diberangkatkan," kata Nurdin, salah seorang pengantar jamaah calon haji di Karawang.

Ia mengaku sudah mengetahui kalau jadwal pelepasan jamaah calon haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 18 akan dilakukan pada Minggu (22/7) dini hari.

Tetapi pihak keluarga memilih untuk datang ke Kompleks Pemkab Karawang atau di titik pelepasan jamaah calon haji, agar mendapatkan parkir yang dekat.

Sementara itu, seiring dengan adanya kegiatan pelepasan jamaah calon haji di Kompleks Pemkab Karawang, semakin malam di titik itu semakin ramai.

Bahkan, areal parkir Stadion Singaperbangsa yang berada di samping pemkab, juga dipenuhi kendaraan pengantar jamaah calon haji.

Kasie Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Karawang Odang Buchriana mengatakan jamaah calon haji asal Karawang akan diberangkatkan pada Minggu (22/7) dini hari ini ialah mereka yang tergabung dalam Kloter 18 sebanyak 410 orang.

Pada tahun 2018 ini, Kemenag Karawang menyatakan jamaah calon haji asal Karawang mencapai 2.200 orang yang dibagi dalam enam kloter.

Enam kloter tersebut ialah Kloter 18, 21 dan Kloter 31 yang termasuk dalam gelombang satu serta Kloter 52, 85 dan Kloter 92 yang masuk dalam gelombang dua.

Pemerintah Kabupaten Karawang sendiri telah menyediakan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk biaya pemberangkatan dan pemulangan jamaah calon haji asal Karawang.

Kasubag Bina Keagamaan Bagian Kesra Pemkab Karawang Mohamad Nzel Zaelani mengatakan, anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang dialokasikan pemkab itu secara umum untuk biaya fasilitas. Di antaranya untuk sewa bus, angkutan barang, makan minum dan lain-lain.

Baca juga: Calon jamaah haji mengamuk bisa karena dehidrasi
Baca juga: Alasan kesehatan, tiga calon haji Lampung tertunda keberangkatannya
Baca juga: Petugas Surabaya amankan 45 slof rokok milik calon haji

(KR-MAK/A039)

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jarak pandang di Sampit hanya 10 hingga 20 meter

Komentar