Jakarta (ANTARA News) - Skutik bongsor Yamaha Lexi telah digunakan untuk sejumlah kegiatan touring yang dilakukan komunitas konsumen Yamaha sepanjang Juli 2018 dalam gelaran Yamaha Tour de Indonesia serta acara puncak MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Lexi yang memakai mesin Blue Core berkapasitas 125cc itu menawarkan kenyamanan saat dibawa menjelajah berkat dimensi jok yang panjang, ruang kaki lega, bodi ramping serta penggunaan suspensi tabung pada model Lexi S.

"Riding-nya enak, rasanya ringan dan nyaman. Sebelumnya saya sudah pernah pakai Lexi ke daerah Gunung Merbabu," kata Konsumen Lexi S, Ignasius Panggayuh, yang mengikuti MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur, dalam keterangan tertulis Yamaha Indonesia, Sabtu.

Baca juga: Yamaha Xmax 250 punya empat warna baru
 
Komunitas Yamaha bersama deretan skutik MAXI pada Yamaha Tour de Indonesia 2018. (ANTARA News/HO)


Fitur electric power socket sebagai pengisi daya ponsel juga membantu pengguna dalam berkendara jarak jauh. Adapun penggunaan LED pada lampu depan membantu pengendara melintasi di beberapa daerah yang minim fasilitas penerangan jalan pada malam hari.

"Dari Pacitan ke Muntilan itu sudah gelap dan kurang penerangan lampu jalan. Dengan LED jadi bantu penerangan," kata anggota komunitas Pasuruan Max Owners, Setyo Dwi Wahyu, yang menjalani rute dari Surabaya menuju Candi Borobudur.

Yamaha Lexi yang menjadi kompetitor Honda Vario 125cc dijual mulai Rp 19,95 juta hingga Rp22,8 juta berstatus on the road Jakarta.

Mengacu data wholesales Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Yamaha Lexi telah terdistribusi sebanyak 36.530 unit sejak April hingga Juni 2018.
 
Komunitas Yamaha menggunakan skutik Lexi dan model MAXI. (ANTARA News/HO)


Baca juga: 10 sepeda motor terlaris paruh pertama 2018

Baca juga: Yamaha X-Ride 125 punya wajah baru
Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2018