Papua Barat juara umum Pesparawi Nasional ke-12

Papua Barat juara umum Pesparawi Nasional ke-12

Menag Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Bimas Kristen Oditha menerima Wagub Prov. Kalbar Cristiandi Sanjaya dengan agenda membahas rencana penyelenggaraan Pesparawi 2018 di Kalbar di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Senin (4/1). (foto:rd/dm).

Pontianak (ANTARA News) - Provinsi Papua Barat dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-12 dengan perolehan 993,42 poin dengan mendapat tiga champion, 10 emas dan satu perak.

Prestasi tersebut berhasil diraih oleh kontingen Pesparawi Papua Barat setelah menyisihkan saingan beratnya dari Provinsi Papua.

Mendengar pengumuman pemenang dari Sekretaris Umum LPPN, Edison Pasaribu, puluhan anggota kontingen dari Provinsi Papua Barat sontak bersorak gembira dan memenuhi lapangan Gelanggang Olah Raga Pangsuma Kota Pontianak.

Tidak ketinggalan, seluruh anggota kontingen yang berhasil meraih juara dari beberapa cabang lomba, ikut memenuhi lapangan stadion tersebut, bersuka cita menyambut kemenangan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Asisten III Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalbar, Marlina mengatakan, suka cita para pemenang, merupakan gambaran kesukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional ke-12.

"Ini menjadi apresiasi, Kalbar sebagai tuan rumah dan bisa saksikan sendiri stadion padat akan masyarakat yang ingin menyaksikan penutupan," kata Marlina.

Pengumuman para pemenang tersebut menjadi bagian akhir dari proses penutupan Pesparawi Nasional ke-12 yang dilaksanakan sejak 31 Juli sampai 3 Agustus di Kota Pontianak.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia Eusabius Binsasi menyatakan, kegiatan Pesparawi ke-12 itu sangat luar biasa dan spektakuler.

"Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan pihak terkait yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Tentu kita berharap pelaksanaan Pesparawi Nasional XII memberikan kesan terbaik, tidak hanya masyarakat pendatang tapi juga Kalimantan barat sebagai tuan rumah," ujarnya.

Menurut Eusabius, Pesparawi memiliki makna penting. Sebab itu sebagai cara untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan.

"Indonesia adalah negara yang beragam suku, agama dan budaya. Melalui nyanyian ini juga membawa cinta kasih yang tulus untuk sesama," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, Pesparawi sebagai media yang melekatkan nilai persaudaraan saling menghargai dan menghormati. Sebagai umat beragama yang telah terbangun imannya umat Kristen diharapkan terus membangun optimisme.

Dia juga mengingatkan bahwa hakikat dari Pesparawi bukan hanya pada kemenangan tapi adalah mendekatkan diri kepada Tuhan.

Baca juga: Menag apresiasi pembukaan Pesparawi Nasional di Pontianak

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar