counter

Dua hektare sawah di Kota Sukabumi kekeringan

Dua hektare sawah di Kota Sukabumi kekeringan

Ilustrasi- Kekeringan Di Indramayu (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Walaupun memang luas lahan yang kekerungan tidak begitu banyak, tetapi Kota Sukabumi hanya mempunyai lahan pertanian tinggal sekitar 1.484 hektare jadi kekeringan ini cukup terasa apalagi sawah yang kekeringan itu aktif
Sukabumi (ANTARA News) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Jawa Barat, sepanjang musim kemarau ini menerima laporan sekitar dua hektare sawah di Kecamatan Lembursitu, Kelurahan Sindanghari, kekeringan.

 "Dua hektare sawah tersebut berada di Kampung Lemburpasir, Kelurahan Sindangsari, yang akibatnya petani terpaksa menghentikan aktivitas bertaninya karena sawahnya mulai kekeringan," kata Kepala DKP3 Kota Kardina Karsoedi di Sukabumi, Selasa.

Kardina menejelaskan, daerah tersebut memang selalu menjadi langganan kekeringan jika musim kemarau karena sawahnya mengandalkan air hujan. Selain itu, aliran sungai pun cukup jauh dan kering sehingga petani yang menggarap lahan sawah di kampung tersebut sudah terbiasa. Pihaknya selalu berupaya khususnya dalam menjaga stabilitas air di areal sawah tersebut tapi sayangnya sulit diwujudkan karena sumber air lainnya yang berdekatan dengan lokasi kekeringan juga sudah kering.

Bahkan pihaknya juga sudah mencoba menyedot air menggunakan pompa namun hasilnya tidak memuaskan dan tidak memernuhi kebutuhan, karena tidak bisa mengairi seluruh areal sawah tersebut sebab sumber airnya sudah kering.

"Walaupun memang luas lahan yang kekerungan tidak begitu banyak, tetapi Kota Sukabumi hanya mempunyai lahan pertanian tinggal sekitar 1.484 hektare jadi kekeringan ini cukup terasa apalagi sawah yang kekeringan itu aktif," tambahnya.

 Kardina mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemungkinan musim kemarau akan cukup panjang melanda Kota Sukabumi dan sekitarnya sehingga perlu antipasi agar kekeringan tidak meluas.

 Sementara petani di Kampung Lemburpasir, mereka tidak merasa panik dan khawatir karena sudah tahu kapan waktunya masa tanam dan pada saat musim kemarau ini tidak melakukan aktivitas penanaman.

Baca juga: Di Jawa Barat, 9.311 hektare sawah kekeringan
Baca juga: Pemerintah kabupaten/kota diminta deteksi dini bencana kekeringan
Baca juga: Petani diharap tidak panik hadapi anomali iklim

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar