counter

Warga Manado antusias sambut penyelaman massal wanita terbanyak

Warga Manado antusias sambut penyelaman massal wanita terbanyak

Sejumlah penyelam wanita yang akan melakukan penyelaman massal terbanyak dan pembentangan bendera Merah Putih terpanjang di Indonesia untuk memecahkan rekor muri di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/08/2018. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak).

Jakarta (ANTARA News) - Warga di Manado, Sulawesi Utara antusias menyambut penyelaman massal wanita terbanyak dan pembentangan Bendera Merah Putih terpanjang di bawah Laut yang akan meraih rekor MURI. 

Organisasi Wanita Selam Indonesia (WASI) melakukan penyelaman massal oleh penyelam wanita dan pengibaran Bendera Merah Putih Terpanjang di Indonesia di bawah laut, di Pantai Manado, Mega Mas, Sulawesi Utara, Sabtu. 

"Sengaja datang sama teman-teman ke sini lihat acara meriah ini," kata Noni Solomonsz.

Sementara, warga lain bernama Lani Winontoan mengapresiasi acara tersebut sebagai bagian dari promosi wisata Manado dan Sulawesi Utara pada umumnya. 

Dia mengaku kaget dan bangga Manado terpilih menjadi lokasi untuk  penyelaman massal dan pembentangan Bendera Merah Putih terpanjang yang akan memecahkan rekor muri.

"Acara ini bagus supaya Manado lebih terkenal," tuturnya. 

Kegiatan penyelaman dan pembentangan bendera itu dilakukan oleh 900-an peserta dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyelaman itu akan berlangsung di dasar laut dengan kedalaman 5-8 meter dan tidak berkarang. 

Dengan semangat memperkenalkan pariwisata bawah laut Indonesia juga menjaga lingkungan hidup, WASI berupaya memasyarakatkan olahraga selam di kalangan perempuan dan masyarakat umum.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggalakkan olahraga menyelam di kalangan wanita dan masyarakat umum,mempromosikan destinasi wisata bawah laut Indonesia, turut melestarikan keindahan alam bawah laut Indonesia, membangun interaksi yang harmonis di antara kaum perempuan Indonesia, mendukung pemerintah Indonesia dalam menciptakan bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika.

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar