Nokia 1 dengan Android Go meluncur di Indonesia

Nokia 1 dengan Android Go meluncur di Indonesia

HMD Global, pemegang merek smartphone Nokia, memperkenalkan smartphone Nokia 1, yang merupakan smartphone pertama dari Nokia yang dilengkapi dengan Android Oreo (Go Edition), di pasar Indonesia, dalam temu media di Jakarta, Rabu (15/8/2018). (ANTARA News/Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA News) - HMD Global, pemegang merek smartphone Nokia, memperkenalkan smartphone Nokia 1, yang merupakan smartphone pertama dari Nokia yang dilengkapi dengan Android Oreo (Go Edition).

Pertama kali diperkenalkan di ajang Mobile World Congress (MWC 2018) pada akhir Februari lalu, Nokia 1 dengan Android Go membawa aplikasi-aplikasi yang dirancang untuk berjalan lebih cepat dan mengkonsumsi data lebih ringan dibanding Android biasa.

"Nokia 1 menyasar basic function. Saat ini basic function luas, tidak hanya chatting, tapi juga browsing dan lain-lain. Aplikasi-aplikasi Go edition sudah ada di Google Play," ujar Marketing Head Nokia Indonesia, Miranda Vania Warokka, dalam temu media di Jakarta, Rabu.

Saat ini Google telah merilis enam aplikasi Go edition yaitu Google Go, Files Go, Assistant Go, Maps Go, Gmail Go dan Youtube Go.

Aplikasi Go edition dikemas dalam bobot yang jauh lebih ringan dibanding dengan versi Android biasa. Sebagai contoh, aplikasi Maps Go memiliki bobot 0,3MB, sementara aplikasi Maps biasa memiliki ukuran 88MB.
 
Nokia 1 (ANTARA News/Arindra Meodia)


Seperti perangkat Nokia lainnya, Nokia 1 juga hadir dengan pengalaman Android murni, yang hadir tanpa bolatware (software bawaan).

Nokia 1 dibekali layar IPS dan baterai 2150mAh yang dapat dilepas. Ponsel ini juga didukung dengan kinerja prosesor quad-core dan dilengkapi slot dual SIM, kamera belakang dan satu kamera selfie.

Nokia 1 tersedia dalam dua varian, warna warm red dan dark blue dengan harga Rp999.000.

"Nokia 1 adalah samartphone paling murah dari Nokia saat ini, setelah kami meluncurkan Nokia 2 sebelumnya," kata Miranda.

"Target marketnya pengguna feature phone yang ingin menyeberang ke smartphone, milenial di tier 2 dan tier 3, dan Nokia enthusiast yang older generation," tambah dia.

Baca juga: 19 ponsel terbaik untuk tonton YouTube, iPhone tak termasuk

Baca juga: HMD kembangkan Nokia 9 dengan sensor sidik jari dalam layar

Baca juga: HMD Global janjikan pembaruan Android P untuk semua ponsel Nokia

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar