Harapan baru perdagangan AS-Tiongkong dongkrak penguatan Wall Street

Harapan baru perdagangan AS-Tiongkong dongkrak penguatan Wall Street

New York Stock Exchange. (nyse.com)

New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street ditutup menguat pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Dow melonjak hampir 400 poin di tengah harapan untuk pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 396,32 poin atau 1,58 persen, menjadi berakhir di 25.558,73 poin. Indeks S&P 500 bertambah 22,32 poin atau 0,79 persen, menjadi ditutup di 2.840,69 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 32,41 poin atau 0,42 persen lebih tinggi menjadi 7.806,52 poin.

Tiga indeks utama membukukan keuntungan yang kuat, dengan Dow memiliki lompatan terbesar satu hari dalam empat bulan terakhir.

Boeing dan Caterpillar, dua saham sensitif terhadap perdagangan, masing-masing naik 4,29 persen dan 3,21 persen pada penutupan pasar.

Saham Walmart melonjak 9,33 persen pada Kamis (16/8) setelah pengecer AS itu melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan yang kuat.

Sentimen pasar terangkat karena para investor memperbarui harapan bahwa resolusi terhadap sengketa perdagangan AS-Tiongkok bisa semakin jelas, para ahli mencatat.

Para investor juga mencerna data-data ekonomi terbaru AS.

Jumlah klaim pengangguran awal, pelacak untuk pemutusan hubungan kerja (PHK) di Amerika Serikat, mencapai 212.000 dalam pekan yang berakhir 11 Agustus, turun 2.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (16/8).

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 215.500, meningkat 1.000 dari rata-rata direvisi minggu sebelumnya.

Sementara itu, data housing starts (jumlah rumah baru yang dibangun) di AS pada Juli berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebanyak 1,168 juta unit. Angka itu 0,9 persen di atas perkiraan Juni yang direvisi 1,158 juta unit, tetapi 1,4 persen di bawah tingkat Juli 2017, menurut Departemen Perdagangan pada Kamis (16/8).

Baca juga: Bursa Wall Street turun di tengah krisis Turki
Baca juga: Lira kembali naik, pasar saham global bangkit

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar