counter

Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Kapitra bertemu Ma'ruf Amin di Mekah

Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Kapitra bertemu Ma'ruf Amin di Mekah

Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan bakal Caleg PDIP Kapitra Ampera berfoto bersama dengan bakal Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin di Mekah. (Kapitra Ampera)

Jakarta (ANTARA News) - Politikus Gerindra Shodiq Mujadid membenarkan koleganya, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, bertemu KH Ma'ruf Amin di Mina, Arab Saudi, dalam rangka silaturahmi saat pelaksanaan ibadah haji untuk bersilaturahmi.

"Ya benar, beda pilihan politikkan tidak harus putus silaturahmi. Apalagi ini sedang sama-sama melaksanakan rangkaian ibadah haji mabit di Mina," katanya melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Selasa.

Ma'ruf Amin tidak hanya bertemu dengan Fadli Zon namun juga dengan sejumlah politikus lainnya dalam penyelenggaraan ibadah haji tersebut.

Calon legislatif asal PDIP Kapitra Ampera menyampaikan dirinya bertemu dengan KH Ma'ruf Amin, Fadli Zon dan juga Fahri Hamzah saat di Masjid di Makkah.

"Ketemu di masjid, kebetulan aja ketemu," kata aktivis 212 tersebut melalui pesan singkat.

Sementara itu, secara umum, kehadiran KH Ma`ruf Amin di Tanah Suci guna memenuhi undangan salah satu penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) guna mengisi khutbah untuk JCH yang wukuf di Arafah.
Wukuf Arafah yaitu amalan rukun haji yang menyuruh umat Islam yang berhaji untuk berdiam diri dan memperbanyak ibadah di Padang Arafah.

Jamak berlaku bahwa PIHK mengundang tokoh-tokoh tertentu untuk mengisi khutbah wukuf bagi jamaah biro travel haji terkait.

PIHK memiliki keleluasaan untuk mengatur berbagai jadwal bagi jamaah calon hajinya. Sementara bagi haji reguler, pengisi khutbah wukuf biasanya ditunjuk langsung oleh Kementerian Agama.

Kapasitas Ma`ruf sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia menjadi kredit tersendiri sehingga PIHK terkait mengundang Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu.

Sementara Fadli Zon, yang juga Wakil Ketua DPR datang bersama dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ke Tanah Suci untuk memantau penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia.

"Ndak, ndak ada urusan politik. Kami ke sini untuk beribadah dan melakukan fungsi-fungsi pengawasan," kata Fahri sebagaimana dikutip Media Center Haji di Mekkah, Rabu (15/8).




 

Pewarta: M Arief Iskandar
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

DPR dukung pemerintah batasi WNA ke Papua

Komentar