alasan pemadaman listrik bergilir itu sehubungan dengan terjadi gangguan pada peralatan di PLTU Sebalang dan berkurang debit air di PLTA Besai, sehingga berdampak berkurang daya mampu pasok di Lampung sebesar 100 MW.
Bandarlampung (ANTARA News) - Manajemen dan jajaran PT PLN Distribusi Lampung kembali melakukan pengurangan beban listrik atau pemadaman aliran listrik kepada pelanggan secara bergiliran.

Dalam rilis Humas PT PLN Distribusi Lampung, diterima di Bandarlampung, Jumat, menyebutkan alasan pemadaman listrik bergilir itu sehubungan dengan terjadi gangguan pada peralatan di PLTU Sebalang dan berkurang debit air di PLTA Besai, sehingga berdampak berkurang daya mampu pasok di Lampung sebesar 100 MW.

Kondisi tersebut mengakibatkan, PLN Lampung harus melakukan pengurangan beban di beberapa lokasi di Provinsi Lampung.

PLN Lampung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi saat ini dan terus berupaya untuk percepatan recovery sehingga pemenuhan energi tercukupi kembali.

Berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan listrik di Lampung, sebelumnya Pemprov Lampung dan PT PLN Distribusi Lampung telah menandatangani nota kerja sama untuk menerangi semua desa yang ada di Provinsi Lampung paling lambat tahun 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan General Manager PLN Distribusi Lampung Julita Indah, di Bandarlampung, beberapa waktu lalu.

GM PLN Distribusi Lampung Julita Indah mengatakan sudah banyak hal yang dilakukan Pemerintahan Provinsi Lampung dan PLN Distribusi Lampung untuk merealisasikan semua desa di Lampung bisa dialiri listrik.

Menurut Julita, pulau terluar di Lampung yang sudah dilistriki dengan ditandai peresmian PLTD Pulau Sebesi 3?100 kW.

"Kabel bawah laut sudah dimulai, hutan taman nasional di Sumatera bagian selatan dilewati jaringan PLN, semua itu tidak lepas dari sinergi pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan PLN DIstribusi Lampung utamanya dalam percepatan perizinan, sehingga proses pembangunan jaringan listrik PLN dapat berjalan lancar," katanya.

Wagub Lampung Bachtiar Basri mengatakan ketersediaan listrik menjadi tantangan bagi Provinsi Lampung mengingat besarnya antusiasme investor masuk ke Lampung.

Baca juga: PLN terangi Suoh dan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat
Baca juga: Listrik Lampung kritis

 

Pewarta: Budisantoso Budiman
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2018