Mantan pejabat tinggi Vatikan serukan Paus undurkan diri

Mantan pejabat tinggi Vatikan serukan Paus undurkan diri

Paus Fransiskus tiba untuk memimpin misa di Kairo, Mesir, Sabtu (29/4/2017). (Osservatore Romano/Handout via)

Dublin/Boston (ANTARA News) - Seorang mentan pejabat tinggi Vatikan menuding Paus Francis telah mengetahui tuduhan-tuduhan penyelewengn seks seorang kardinal Amerika Serikat selama lima tahun setelah menerima pengunduran dirinya bulan lalu dan ia menghimbau Paus untuk mengundurkan diri.

Dalam sebuah pernyataan setebal 11 halaman yang diserahkan kepada media Katolik Roma dalam kunjungan Paus ke Irlandia, Uskup Agung Carlo Maria Vigano juga menuding sejumlah pejabat Vatikan yang bertugas di masa lalu dan pejabat Gereja AS yang menutupi kasus McCarrick.

"Paus Francis telah berulang-ulang telah meminta tranparansi penuh di Gereja," tulis Vigano, yang kritis terhadap Paus sebelumnya.

"Dalam saat yang sangat dramatis bagi Gereja universal, dia harus mengakui kesalahannya dan, menjaga prinsip yang sudah dinyatakan tentang toleransi nol, Paus Francis harus yang pertama jadi contoh baik bagi para kardinal dan pastur yang menutupi penyelewengan McCarrick dan mengundurkan diri bersama mereka," kata dia.

Vigano mengatakan ia telah memberitahu Francis pada Juni 2013, setelah ia terpilih sebagai Paus para kardinal, mengenai tuduhan-tuduhan terhadap McCarrick , demikian Reuters melaporkan.

Para pejabat Vatikan menolak untuk memberikan komentar segera pada Ahad mengenai pernyataan itu, yang disiarkan the National Catholic Register dan beberapa media lain di Amerika Serikat dan Italia.

Baca juga: Vatikan tolak beri informasi kasus pelecehan seksual

Vigano, duta besar Paus di Washington pada tahun 2011 hingga 2016, mengatakan ia telah memberitahu para pejabat tinggi Vatikan pada awal tahun 2006 bahwa McCarrick disangka melakukan penyelewengan seks terhadap seminari dewasa ketika dia uskup di dua diose New Jersey antara tahun 1981 dan 2001. Dia mengatakan dia tak pernah menerima tanggapan atas memonya tahun 2006.

McCarrick pada Juli menjadi Kardinal pertama yang mundur dari posisinya dalam kepemimpinan Gereja setelah sebuah kajian menyimpulkan bahwa klaim-klaim dia telah melakukan penyelewengan seksual atas anak laki-laki yang berusia 16 tahun dapat dipercaya.

Dialah salah satu pejabat gereja yang memiliki jabatan tertinggi dituduh melakukan penyelewengan seks dalam sebuah skandal yang telah menggemparkan sejak laporan-laporan tentang pendeta yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak dan para uskup menutupi kasus-kasus mereka dilaporkan Boston Globa tahun 2002.

McCarrick, 88 tahun, telah mengatakan dia tak memiliki ingatan tentang tuduhan penyelewengan terhadap anak di bawah umur tetapi tidak mengomentari laporan-laporan media yang tersebar luas bahwa ia akan memaksa pria-pria dewasa yang belajar untuk menjadi pastur agar tidur bersamanya di sebuah rumah pantai di New Jersey.

Paus Francis meminta maaf pada Ahad dalam kunjungannya ke Iralndia atas "skandal dan pengkhianatan" yang dirasakan korban eksploitasi seksual pendeta Katolik.

Editor: Fardah Assegaff
 

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar