counter

BTN kucurkan kredit Rp1 triliun revitalisasi bandara

BTN kucurkan kredit Rp1 triliun revitalisasi bandara

Target 100 Juta Penumpang Calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Dua Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan jumlah penumpang yang menggunakan 13 Bandara milik AP II menembus 100 Juta pada 2017, dengan jumlah paling tinggi disumbang oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mencapai 58 juta penumpang. (ANTARA FOTO/Fajrin Raharjo)


Jakarta,  (Antara ) - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) mengucurkan kredit Rp1 triliun untuk PT Angkasa Pura II Persero (AP II) yang akan digunakan untuk membiayai pengembangan sejumlah bandara yang dikelola AP II atau yang berada di wilayah barat Indonesia.

Direktur BTN Oni Febriarto R melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan pengembangan atau revitalisasi bandara, akan memiliki dampak ekonomi berlipat ganda bagi sektor ekonomi lain.

Dia mengatakan proses revitalisasi bandara akan menyerap jumlah tenaga kerja, membuka peluang perdagangan bagi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sekaligus manfaat utama kelancaran konektivitas ekonomi pasca-pengembangan.

"Ini akan memberikan stimulus bagi perekonomian masyarakat sekitar sehingga akan meningkatkan daya beli dan ekonomi pada kawasan tersebut," kata Oni.

 AP II yang bertanggung jawab dalam pengelolaan 15 bandara, berencana melakukan pengembangan, salah satunya untuk meningkatkan kapasitas penumpang. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 150 juta penumpang melalui bandara setiap tahunnya mulai 2020.

AP II juga akan mengembangkan layanan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pengembangan itu antara lain pengembangan terminal 1 dan terminal 2 dan pembangunan terminal ke-4 untuk menambah kapasitas.

Oni menjelaskan beberapa peluang kerja sama dengan AP II yang bakal dijajaki antara lain pengelolaan dana operasional korporasi, fasilitas kredit/pembiayaan korporasi dalam bentuk kredit investasi, kredit modal kerja dan kredit sindikasi.

Hingga semester I 2018, BTN menyalurkan kredit komersial Rp15,48 triliun atau naik 20,15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp12,89 triliun pada semester I/2017.

Baca juga: Dua bandara diserahkan ke AP II

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar