WOM Finance semester I 2018 salurkan pembiayaan Rp3,9 triliun

WOM Finance semester I 2018 salurkan pembiayaan Rp3,9 triliun

Pengunjung mengunjungi stan pameran pada hari terakhir pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran Jakarta Jakarta, Minggu (29/4/2018). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta (ANTARA News) - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance, perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor, selama semester I 2018 menyalurkan total pembiayaan untuk 261.000 unit kendaraan senilai Rp3,9 triliun.

"Melalui inisiatif-inisiatif perbaikan yang telah kami terapkan, kami optimistis membaiknya kinerja di semester pertama 2018 akan terus berlanjut hingga akhir 2018," kata Direktur Perseroan WOM Finance Zacharia Susantadiredja di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan penyaluran pembiayaan perseroan masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 123.000 unit atau tumbuh 20 persen, disusul dengan pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu masing-masing sebesar 111.000 unit atau naik 33 persen dan 9.000 unit atau naik 112 persen dibanding periode sama tahun 2017.

Menurutnya, piutang pembiayaan yang dikelola perseroan naik 21 persen dari Rp7,4 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp8,9 triliun pada akhir Juni 2018.

Atas pencapaian tersebut, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp106 miliar atau meningkat 84 persen dari Rp 57 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja itu disebabkan perusahaan telah menjalankan serangkaian inisiatif perbaikan di awal 2018 di antaranya peningkatan kontribusi dari pembiayaan multiguna jasa (MotorKu dan MobilKu), perbaikan strategi collection dan penerapan tingkatan untuk memberikan kualitas pembiayaan yang makin baik.

Sementara sumber dana perseroan mencapai Rp7,8 triliun dengan pinjaman bank sebesar Rp4,4 triliun dan pinjaman obligasi sebesar Rp3,4 triliun, jumlah tersebut meningkat sebesar 48 persen dibandingkan periode 2017 sejumlah Rp5,3 triliun.

Perbaikan kinerja juga terlihat dari meningkatnya aset perusahaan, dibandingkan periode yang sama tahun lalu perseroan mencatatkan nilai aset mencapai Rp9,3 triliun atau tumbuh 41 persen dari Rp6,6 triliun.

Sedangkan Rasio Pembiayaan Bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) gross membaik menjadi 2,35 persen pada akhir Juni 2018 dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar 2,84 persen.

Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar mengatakan kualitas pembiayaan yang makin membaik menjadi faktor utama meningkatnya pertumbuhan kinerja perusahaan.

"Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dan strategi-strategi untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan," katanya.

Perseroan didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda.

Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

Baca juga: 10 sepeda motor terlaris paruh pertama 2018

Pewarta:
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar