Penumpang dirawat sesudah terduga penderita kolera ditemukan di penerbangan Aljazair-Prancis

Penumpang dirawat sesudah terduga penderita kolera ditemukan di penerbangan Aljazair-Prancis

Aljazair (Google Maps)

Toulouse, (ANTARA News) - Petugas Prancis mengamankan 141 penumpang dan awak penerbangan, yang tiba di kota Perpignan, Prancis, dari Aljazair pada Rabu setelah seorang bocah di pesawat itu diduga terpapar kolera, kata brigade pemadam kebakaran.

Anak-anak berusia delapan tahun itu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa sesudah muntah dan diare selama penerbangan tersebut, kata pejabat pemadam kebakaran.

Sumber polisi menyatakan ibu bocah itu dan beberapa penumpang duduk di dekat mereka juga dibawa ke rumah sakit.

Seorang anak-anak lain tetap bersama dengan seorang lain di pesawat tersebut, kata pihak berwenang.

Sisa penumpang dan awak ditahan di landasan parkir sebelum diangkut ke sarana penanggulangan penularan untuk pemeriksaan, kata pihak berwenang, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Aljazair pada bulan lalu mengalami wabah kolera pertama sesudah 22 tahun, dengan dua penderita meninggal. Sekitar 50 orang tertular dan dirawat di Boufarik, 30 kilometer timur ibukota, kata pejabat kesehatan kepada media Aljazair.

Sumber wabah itu bakteri dari sungai Beni Azza di propinsi Blida, kata pejabat.

Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika pada Senin memecat gubernur Blida atas kegagalan menangani wabah tersebut.

Pejabat Aljazair menyatakan penyakit itu terkendali, tanpa ada penderita baru dalam tiga hari belakangan.

Editor: Boyke S. / Mohamad Antoni 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar