Pertamina perluas bbm satu harga ke Tolinggula

Pertamina perluas bbm satu harga ke Tolinggula

bbm satu harga Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang dilalui menuju daerah perbatasan Indonesia - Malaysia di Kecamatan Puring Kencana,wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Antara/Timotius)

Pasokan BBM di wilayah Tolinggula ini digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar baik untuk transportasi darat, nelayan, pertanian dan perkebunan, serta untuk transportasi laut
Jakarta, (ANTARA News) - PT Pertamina (Persero) kembali merealisasikan kebijakan BBM Satu Harga di Sulawesi tepatnya di Jalan Trans-Sulawesi Gorontalo-Buol, Desa Tolite Jaya, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara.

Menurut data yang dihimpun dari PT Pertamina oleh Antara di Jakarta, Jumat, sehari-hari, masyarakat di Kecamatan Tolinggula, Gorontalo Utara, harus menempuh jarak 130 kilometer untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU terdekat.

Seringkali, jika tidak membeli di SPBU, masyarakat terpaksa membeli BBM di pengecer seharga Rp10.000/liter untuk premium dan Rp20.000/liter untuk solar.

Peresmian SPBU Kompak 76.965.01 Tolinggula dilakukan oleh General Manager Pertamina MOR VII diwakili Marketing Branch Manager Suluttenggo (Sulawesi Utara, Tenggara dan Gorontalo) Daniel Alhabsy bersama Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar dan Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin.

"Dengan hadirnya SPBU Kompak BBM 1 Harga ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar dengan harga yang sama dengan wilayah lainnya yakni premium Rp6.450 per liter dan solar subsidi Rp5.150 per liter," ujar Daniel.

Pasokan untuk BBM Penugasan Premium yang disalurkan di SPBU Kompak ini sebesar 50 KL per bulan dan BBM Subisidi Solar sebesar 25 KL per bulan. Seluruh BBM tersebut disuplai dari Terminal BBM Gorontalo menggunakan mobil tangki BBM sejauh 180 kilometer.

Pasokan BBM di wilayah Tolinggula ini digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar baik untuk transportasi darat, nelayan, pertanian dan perkebunan, serta untuk transportasi laut. Tidak hanya itu kehadiran SPBU Kompak BBM 1 Harga ini juga diharapkan dapat semakin menghidupkan jalur Trans Sulawesi Gorontalo - Buol.

"Hal ini tentunya dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Gorontalo Utara, seperti yang terjadi di lokasi-lokasi BBM 1 Harga lainnya, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik dan merata," ungkap Daniel.

Daniel menambahkan, hingga akhir tahun 2018 target BBM 1 Harga yang diemban Pertamina di wilayah Sulawesi secara keseluruhan berjumlah 14 titik. SPBU Kompak di Gorontalo Utara ini merupakan lokasi BBM 1 Harga yang ke ke-6 yang dioperasikan di wilayah Sulawesi pada tahapan tahun ke-2 di tahun 2018.

"Total titik BBM 1 Harga yang sudah beroperasi di wilayah Sulawesi sejak 2017 hingga hari ini telah bertambah menjadi 11 titik dari target keseluruhan di wilayah Sulawesi sebanyak 14 titik. Kami targetkan sampai akhir tahun semuanya akan terealisasi, sehingga upaya Pertamina mewujudkan energi berkeadilan sesuai program pemerintah dapat terwujud," jelas Daniel.

Sesuai dengan Permen ESDM No.136 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga JBT dan JBKP Secara Nasional, Pertamina ditargetkan mendirikan lembaga penyalur di 150 titik di seluruh Indonesia selama 3 tahun dari 2017 ? 2019. Pada tahun 2017 ditargetkan 54 lokasi, tahun 2018 sebanyak 67 lokasi dan 29 lokasi pada tahun 2019.
Baca juga: Pertamina targetkan tiga SPBU satu harga di Kalbar
Baca juga: Pertamina kembali resmikan penyalur bbm satu harga di wilayah 3T

Pewarta:
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar