Atlet pelatnas semangati finalis Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis

Atlet pelatnas semangati finalis Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis

Pebulutangkis Tontowi Yahya (kanan) berswafoto dengan rekan-rekannya sesama atlet pelatnas dan binaan PB Djarum (ki-ka) Debby Susanto, Ihsan Maulana Mustofa, Muhammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Liliyana Natsir saat menghadiri upacara pembukaan final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (7/9/2018). (ANTARA/HO/PB Djarum)

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA News) - Sejumlah atlet pelatnas bulu tangkis Indonesia binaan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum menyemangati para finalis Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang mulai berlaga di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

Para pebulu tangkis pelatnas tersebut adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Debby Susanto, Ihsan Maulana Mustofa dan Muhamad Ahsan, yang sebelumnya sempat menorehkan prestasi untuk Indonesia saat berlaga di ajang Asian Games 2018.

"Masuk ke PB Djarum bagi kami adalah hal yang luar biasa, adik-aduk bisa melihat langsung prestasi yang dicapai kakak-kakak ini. Kalian bisa seperti mereka nantinya, berasal dari PB Djarum," kata Tontowi di sela-sela upacara pembukaan final Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018.

Sebanyak 219 dari 221 peserta audisi yang memperoleh super tiket dari audisi lokal di delapan kota ambil bagian dalam babak final yang digelar dalam tiga babak sejak Jumat hingga Minggu (9/9).

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi turut menyambut para finalis dan berterima kasih kepada para orang tua dan pelatih yang telah mempersiapkan dan melatih mereka.

Baca juga: Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis bukan semata kalah menang bertanding

Fung menegaskan bahwa Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 bukan semata-mata soal kalah menang dalam tiap pertandingan yang diikuti para finalis, tetapi juga beberapa aspek yang dinilai penting untuk menciptakan pemain kelas dunia, sebagaimana tujuan ajang tersebut.

"Keputusan lolos atau tidak lolos, bukan berdasarkan hasil menang atau kalah dalam permainan, karena yang menjadi tolok ukur adalah teknik, strategi dan daya juang kalian," kata mantan pebulutangkis yang berjaya di era 1990-an itu.

Selain Fung, penilaian dilakukan oleh tim pemandu bakat PB Djarum yang dihuni Ari Yuli Wahyu Hartanto, Hastomo Arbi, Lukman Hakim, Agung Susilo, Imam Tohari, Ellen Angelina Wibowo, Engga Setiawan, Ferry, Roy Djoyo Effendy, Sulaiman, Rusmando Djoko Semaun, Juniar Setyo Trenggono dan Bandar Sigit Pamungkas.

Final Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 digelar dalam tiga babak dalam tiga hari yang memungkinkan ada peserta yang tidak lolos di tiap babaknya. Pada Babak I, Jumat, para finalis akan bertanding dua kali, kemudian jumlah pertandingan yang sama dilakoni pada Babak II, Sabtu (8/9), serta sekali pada Babak III, Minggu (9/9).

Pada Minggu (9/9), para peserta yang dinyatakan lolos bakal mengikuti Tahap Karantina dan diasramakan selama 10-15 September 2018 sebelum diputuskan bibit-bibit yang menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018.

Baca juga: Kevin Sanjaya diguyur bonus Rp600 juta dari PB Djarum

 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Mengintip fasilitas asrama PB Djarum di Kudus

Komentar