counter

2.500 cangkir kopi gratis untuk penumpang kereta

2.500 cangkir kopi gratis untuk penumpang kereta

Petani memanen buah kopi robusta di Desa Mekarmanik, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/8/2018). Berdasarkan data Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), produksi kopi Indonesia tiap tahunnya sekitar 630.000 ton. Dari jumlah tersebut sekitar 430.000 hingga 450.000 ton diekspor ke luar negeri dan sisanya untuk kebutuhan dalam negeri. (ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan)

Selama dua hari kita sediakan 2.500 cangkir kopi gratis, baik di stasiun maupun di dalam kereta,
Cirebon,  (ANTARA News) - Sebanyak 2.500 cangkir kopi gratis disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, untuk para penumpang untuk memperkenalkan kopi lokal Indonesia.

"Selama dua hari kita sediakan 2.500 cangkir kopi gratis, baik di stasiun maupun di dalam kereta," kata Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Ida Hidayati di Cirebon, Senin.

Menurut Ida acara yang bertajuk "Ngopi Bareng KAI #2, Enjoy Your Journey With Indonesian Coffee" ini digelar untuk yang kedua kalinya, setelah acara serupa pada awal tahun 2018 mendapatkan apresiasi masyarakat.

Ngopi Bareng KAI ini lanjut Ida, merupakan bentuk kerja sama antara KAI dengan Komunitas Kopi Nusantara. Dan ini merupakan wujud dukungan KAI untuk memperkenalkan kopi lokal Indonesia.

"Diharapkan acara ini dapat memberikan edukasi serta wawasan seputar kopi di Nusantara sehingga mampu meningkatkan daya saing kopi asli Indonesia di masyarakat luas," katanya.

Ida menjelaskan bagi masyarakat dan pengguna jasa yang ingin mendapatkan kopi gratis, cukup menunjukkan aplikasi KAI "Access" yang sudah terinstal dan terdaftar di ponsel dan ditunjukan kepada petugas di stasiun dan di kereta api.

"Kami merangkul 10 Barista asal Cirebon yang akan meramu kopi bagi masyarakat," ujarnya.

Secara Nasional kata Ida, KAI menyiapkan sebanyak 50.000 cup kopi gratis yang berada di 15 stasiun 12 kota dan di 36 kereta.*

 


Baca juga: Komunitas manfaatkan lapak populer kampanyekan industri kopi lokal

Baca juga: Keistimewaan Kopi Bengkulu bakal curi perhatian delegasi pertemuan IMF



 

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar