Aplikasi buatan anak bangsa fasilitasi sidang ICW

Aplikasi buatan anak bangsa fasilitasi sidang ICW

Senior Vice President Portofolio dan Sinergi Telkom Indonesia Pramasaleh H Utomo menunjukkan aplikasi PalapaONE di gawainya saat persiapan acara Sidang Umum ICW Ke-35 di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta pada Rabu (12/9/2018). (Bayu Prasetyo)

Yogyakarta (ANTARA News) - Aplikasi besutan anak bangsa berjuluk PalapaONE memfasilitasi kebutuhan informasi acara para peserta Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) serta Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Yogyakarta.

"PalapaONE ini memberikan fasilitas kepada empat stakeholder yaitu peserta, pembicara, 'event organizer' dan pemilik acara agar suatu 'event' terkelola dengan lebih baik. Semua informasi terkait acara, informasi terkait peserta, informasi terkait fasilitas-fasilitas dari acara kemudian layanan-layanannya itu semua bisa diamati dari aplikasi tersebut," kata Senior Vice President Portofolio dan Synergy Telkom Indonesia Pramasaleh Hario Utomo kepada Antara di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta pada Rabu.

PalapaONE akan mendukung penuh kegiatan Sidang Umum ICW Ke-35 dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia.
   
Aplikasi ini dapat digunakan untuk memudahkan para peserta dan wartawan untuk mengkases berbagai informasi, termasuk didalamnya press release.
   
Menurut Prama, fasilitas yang terdapat dalam aplikasi buatan Telkom Indonesia itu antara lain registrasi dan informasi pra-acara, data-data terkait pemateri, penunjuk arah tempat acara dan dokumentasi foto-foto kegiatan.
 
Bahkan kedepannya, aplikasi juga akan menampilkan informasi pemesanan hotel hingga jadwal penerbangan maskapai menuju tempat acara di Indonesia.
   
Bagi para peserta acara ICW yang ingin mengunduh materi paparan acara dan foto-foto terkait acara juga dapat mendapatkannya melalui PalapaONE. "Kemudian ketika panel diskusi berlangsung, para peserta yang semuanya sudah menggunakan aplikasi PalapaONE bisa 'memposting' pertanyaannya dan ada tim peramu yang akan mensortir pertanyaan yang akan disajikan di layar," ujar Prama.
   
Selain itu, bagi peserta yang pertanyaannya belum dapat terjawab hingga akhir acara, maka pemateri dapat menanggapinya melalui aplikasi tersebut.
   
Prama menjelaskan usai digunakan untuk acara Sidang Umum ICW dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia, PalapaONE akan digunakan untuk acara Paviliun Indonesia di Bali sebagai rangkaian acara Forum Bank Dunia dan IMF.
   
Aplikasi pengelolaan acara secara digital dikembangkan Telkom Indonesia sejak 2013 dan digunakan oleh Telkom Group sebagai aplikasi standar untuk acara internal perusahaan.
   
Kemudian, Telkom Indonesia mulai menggunakannya untuk keperluan eksternal sejak 2017 dan saat digunakan untuk Sidang Umum ICW namanya diubah menjadi PalapaONE.
   
"Kita mulai menggunakan istilah PalapaONE sesuai dengan permintaan dari Kementerian BUMN dan kita membuat suatu aplikasi yang bisa digunakan oleh utamanya BUMN. Inilah yang kemudian disebut PalapaONE," jelas Prama.
   
Bagi para pemangku kepentingan pada acara Sidang Umum ICW Ke-35 dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia yang menggunakan gawai Android, aplikasi dapat diunduh di Play Store dengan nama aplikasi PalapaOne.
   
Indonesia merupakan tuan rumah Sidang Umum ICW Ke-35 bersamaan dengan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia yang diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 158 delegasi dari 44 negara hingga Rabu pagi telah hadir untuk mengikuti acara itu. Perhelatan tersebut diselenggarakan oleh ICW, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bersama Kementerian BUMN dan didukung penuh oleh 35 BUMN, termasuk Kantor Berita Antara.

 

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar