Pasar tunggu realisasi pertemuan AS dan Tiongkok, IHSG menguat

Pasar tunggu realisasi pertemuan AS dan Tiongkok, IHSG menguat

Pelajar melihat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Jakarta,  (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 73,00 poin pada akhir pekan ini seiring dengan harapan meredanya ketegangan perang dagang.

IHSG ditutup menguat 73,00 poin atau 1,25 persen menjadi 5.931,28, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 14,40 poin atau 1,56 persen menjadi 936,86.

Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Batam, Chris Apriliony di Jakarta, mengatakan bahwa ada harapan ketegangan perang dagang akan mereda menyusul langkah Amerika Serikat yang mengajukan pertemuan dengan Tiongkok menjadi sentimen positif bursa saham domestik.

"Sentimen perang dagang menjadi perhatian investor saat ini. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan solusi," ujarnya.

Faktor teknikal juga menjadi salah satu penopang IHSG untuk melanjutkan penguatan pada akhir pekan ini (Jumat, 14/9).

"Valuasi sejumlah harga saham di dalam negeri relatif rendah, situasi itu juga yang mendorong investor melakukan akumulasi," katanya.

Ia mengharapkan data neraca perdagangan Indonesia yang sedianya akan dirilis pada pekan depan membukukan surplus sehingga menambah dorongan bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan.

Sementara itu, frekuensi perdagangan saham pada Jumat (14/9) tercatat sebanyak 341.785 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,66 miliar lembar saham senilai Rp5,69 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 131 saham menurun, dan 126 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 273,35 poin (1,20 persen) ke 23.094,67, indeks Hang Seng menguat 271,92 poin (1,01 persen) ke 27.286,41, dan indeks Strait Times menguat 29,65 poin (0,95 persen) ke posisi 3.161,42.
Baca juga: IHSG dibuka menguat seiring meredanya perang dagang
 

Pewarta:
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar