Perempuan Untuk Negeri persembahkan drama untuk Lombok

Perempuan Untuk Negeri persembahkan drama untuk  Lombok

Warga korban gempa membangun sendiri rangka rumahnya untuk hunian sementara pascagempa di Desa Kekait, Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis (13/9/2018). Yayasan Perempuan Untuk Negeri akan menyumbangkan dana dari hasil penampilan drama musikal yang berjudul "Bunga Terakhir Badai dan Kasih" di Jakarta, pada 20–21 Oktober 2018. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Kami tentunya tetap peduli terhadap pada masyarakat kurang mampu dan tertimpa musibah."
Jakarta (ANTARA News) - Yayasan Perempuan Untuk Negeri akan mempersembahkan drama musikal yang berjudul "Bunga Terakhir Badai dan Kasih" yang mana hasil penjualan tiketnya akan didonasikan untuk membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Hasil dari tiket akan disumbangkan pada masyarakat di Lombok yang baru saja tertimpa musibah. Di situ kami akan dirikan sekolah di Lombok," kata Ketua Perempuan Untuk Negeri Nia Kurnia dalam konferensi pers drama musikal itu di Jakarta, Jumat. 

Nia menuturkan hasil penjualan tiket juga akan digunakan untuk amal dalam rangka membantu mendirikan sekolah untuk anak-anak yang kurang beruntung. 

Dia mengatakan Perempuan Untuk Negeri merasa prihatin terhadap para korban yang terkena musibah seperti bencana gempa bumi. 

"Kami tentunya tetap peduli terhadap pada masyarakat kurang mampu dan tertimpa musibah," ujarnya.

"Bunga Terakhir Badai dan Kasih" akan diadakan pada 20–21 Oktober 2018 di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta.

Drama musikal itu merupakan drama lanjutan ketiga setelah "Badai Kasih" dan "Prahara Cinta Badai Kasih" pada 2013.

Pertunjukan drama musikal itu juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-9 Yayasan Perempuan Untuk Negeri.

"Bunga Terakhir Badai dan Kasih" akan menampilkan Miller Khan, Yanti Airlangga, Niniek L Karim, Marini SS, Tike Priatna, Aida Nurmala dan Widyawati Sophiaan.

Dua pemeran utama dalam drama musikal itu adalah Miller Khan sebagai Badai dan Yanti Airlangga sebagai Kasih.

"Bunga Terakhir Badai dan Kasih" merupakan kolaborasi Perempuan Untuk Negeri dengan Ari Tulang dan Sidi Saleh sebagai Sutradara dan Titien Wattimena sebagai Penulis Naskah serta dibantu oleh Harry Goro sebagai Penata Musik. 

Tiket pertunjukan dapat dibeli di loket. com mulai pada 14 September 2018 dengan harga mulai dari Rp300.000-Rp2.500.000.
 

Pewarta:
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar