Para ibu bangsa terpukau video Asian Games Presiden Jokowi

Para ibu bangsa terpukau video Asian Games Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (tengah) membagikan cindera mata kepada peserta Sidang Umum International Council of Woman (ICW) di Yogyakarta, Jumat (14/9/2018). Presiden membuka secara resmi Sidang Umum ke-35 International Council of Woman (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/wsj.

Yogyakarta (ANTARA News) - Sejumlah perempuan yang hadir pada pembukaan Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1000 Organisasi Perempuan Indonesia terpukau oleh paparan video pembukaan Asian Games 2018 yang dalam paparan Presiden Joko Widodo.
   
"Ibu-ibu perlu saya ingatkan yang akrobat meloncat itu stuntman, bukan saya. Masa Presiden suruh meloncat begitu yang benar saja," kata Jokowi dalam sambutannya di Pendopo Balkondes, Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta pada Jumat.
   
Jokowi juga berkelakar dirinya ingin mengajak Ibu Negara Iriana Jokowi namun tidak mendapat pemeran pengganti.
   
Presiden menjelaskan video itu ditujukan untuk menghibur masyarakat dalam pembukaan Asian Games 2018.
   
"Tapi yang ramai lagi yang waktu, namanya spontan ya, ada yang nyanyi kemudian saya joget sedikit, joget sedikit," kata Jokowi menjelaskan adegan dirinya bergoyang dayung.
   
Sejumlah kaum ibu juga antusias menyambut kehadiran Presiden Jokowi di tenda Pendopo Balkondes.
   
Beberapa kaum perempuan mengajak Presiden berswafoto dan bersalaman.
   
Kumpulan ibu-ibu juga berkerumun diluar tenda tempat acara yang ingin berfoto bersama Jokowi.
   
Sementara itu, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan kehadiran Presiden RI Joko Widodo memicu semangat para peserta untuk meningkatkan kinerja agar lebih baik.
   
"Menjadi lebih semangat meningkatkan kinerja dalam memperjuangkan hak wanita dan anak di seluruh Indonesia," kata Giwo.
   
Selain itu Giwo juga menolak adanya ungkapan di masyarakat yaitu "kekuatan emak-emak" atau "the power of emak-emak".
     
"Sorry, tak ada 'the power of emak-emak', yang ada 'the power of Ibu Bangsa," tegas Giwo disambut tepuk tangan.
   
Ribuan perempuan Indonesia dan internasional berkumpul melaksanakan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia dan Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional.
   
Rangkaian acara itu telah didahului dengan Pertemuan Dewan Direktur ICW pada 11-12 September 2018, Pembukaan Sidang Umum ke-35 ICW pada 13 September 2018, Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia pada 13-14 September 2018, Upacara Pembukaan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 September 2018, pelaksanaan sidang-sidang dalam Sidang Umum ke-35 pada 14-18 September 2018, berkunjung ke Balai Ekonomi Desa pada 18-19 September 2018 di sekitar kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan Pertemuan Dewan Direktur Baru ICW pada 20 September 2018.
     
Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia diselenggarakan oleh ICW dan Kowani serta didukung penuh oleh Kementerian BUMN dan 35 BUMN yang berpartisipasi langsung.

(T.B019/

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar