Liga Inggris

City sukses, menurut Guardiola karena pemilik klub cerdas berinvestasi

City sukses, menurut Guardiola karena pemilik klub cerdas berinvestasi

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, saat mendampingi timnya melawan Bristol City untul laga pertama babak semifinal Piala FA di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Rabu (10/1/2018) dini hari WIB. (twitter.com/mancity)

Ia merupakan orang terpenting untuk membantu kami semua di Manchester City untuk membuat langkah ke depan
London (ANTARA News) - Manajer Manchester City Pep Guardiola meyakini bahwa dampak pemilik klub Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan bukan hanya dukungan keuangannya, namun juga keputusan cerdas dalam mendatangkan kesuksesan ke Stadion Etihad.

Laporan tahunan City pekan ini memperlihatkan bahwa Sheihkh Mansour yang berasal dari keluarga penguasa Abu Dhabi telah menghabiskan lebih dari 1,3 miliar pound untuk klub sejak ia mengambil alih pada 2008.

Mereka telah tiga kali menjuarai Liga Inggris dan Piala FA dalam satu dekade terakhir, dan Guardiola menegaskan bahwa itu merupakan hasil kepercayaan sang pemilik kepada orang-orang yang tepat untuk dapat memajukan klub.

"Ia merupakan orang terpenting untuk membantu kami semua di Manchester City untuk membuat langkah ke depan," kata Guardiola kepada para pewarta pada Jumat.

"Karena bukan hanya dengan uang Anda mampu (menjadi sukses). Uang begitu penting namun setelah mereka memilih orang-orang yang tepat, dari awal sepuluh tahun silam untuk mengambil langkah ke depan."

Baca juga: Pendapatan Machester City tembus 500 juta pound

"Ia memantau kami setiap akhir pekan, setiap pertandingan. Saya benar-benar terpukau ketika saya berbicara dengan dia. Ia tentu saja mengetahui segalanya, apa yang terjadi di sini, tim, cara bermain kami, atau apa yang terjadi dengan klub, ia terlibat."

Guardiola menambahi bahwa Raheem Sterling berpeluang dimainkan pada pertandingan liga di markas Fulham pada Sabtu, setelah penyerang Inggris itu absen pada pertandingan-pertandingan internasional melawan Spanyol dan Swiss karena masalah pada punggungnya.

Kontrak Sterling saat ini di City akan habis pada 2020 dan media Inggris melaporkan pada pekan ini bahwa pemain 23 tahun itu menginginkan kontrak dengan gaji sebesar 275.000 per pekan, yang akan menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di City.

Baca juga: Guardiola ingin Sterling dapat bertahan di Manchester City

Meski Guardiola tidak terlibat dalam negosiasi-negosiasi, ia ingin sang pemain berkomitmen untuk masa depan panjangnya di City.

"Sudah diketahui bahwa kami senang dengan dia. Kami ingin meneruskannya," kata pria Spanyol tersebut.

"Klub memiliki opini saya mengenai hal itu. Terkadang hal-hal seperti ini memerlukan waktu. (Apa yang) penting adalah Raheem dan orang-orangnya tahu betapa senangnya kami dengan dia namun setelah itu, mungkin hal itu terjadi, mungkin tidak."

Reuters/H-RF

Baca juga: Aguero bukukan trigol saat City hancurkan Huddersfield

Baca juga: City pecundangi Arsenal di Emirates


 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar