Juarai Jepang Terbuka di arena Olimpiade 2020, begini komentar Kevin/Marcus

Juarai Jepang Terbuka di arena Olimpiade 2020, begini komentar Kevin/Marcus

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) menunjukkan medali dan trofi juara seusai pertandingan babak final Japan Open 2018 melawan pasangan Cina Li Junhui/Liu Yuchen di Tokyo, Jepang, Minggu (16/9/2018). Kevin/Marcus mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 21-11, 21-13. (ANTARA FOTO/Humas dan Media PP PBSI)

Jakarta (ANTARA News) - Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, berkomentar soal Stadion Musashino Forest Sport Plaza, tempat mereka menjuarai turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2018 yang nantinya bakal menjadi salah satu arena Olimpiade 2020 Tokyo.

"Suasananya enak dan kami nyaman bermain di sini. Meskipun shuttlecock-nya berat, kami dapat mengatasi itu," kata Kevin selepas meraih gelar juara turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2018 di Tokyo, Sabtu, seperti dipantau Antara di Jakarta dari situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Pasangan atlet yang mempunyai julukan Minions itu mempertahankan gelar turnamen Jepang Terbuka setelah mengalahkan ganda China Li Junhui/Liu Yuchen pada laga final 21-11, 21-13 selama 38 menit permainan.

"Kami senang dapat mempertahankan gelar, apalagi turnamen ini di Jepang. Kami dapat memberikan hasil bagi sponsor kami," kata Kevin tentang kemenangan kedelapannya atas Li/Liu itu.

Baca juga: Minions pertahankan gelar Jepang Terbuka

Baca juga: Momota juara bulu tangkis Jepang Terbuka, wujudkan cita-cita masa kecil


Gelar Jepang Terbuka 2018 menjadi gelar keenam yang diraih oleh Kevin/Marcus sepanjang 2018. Sebelumnya, ganda andalan Merah-Putih itu meraih gelar Indonesia Masters 2018, India Terbuka 2018 (Super 500), All England 2018 (Super 1000), Indonesia Open 2018 (Super 1000), dan Asian Games 2018.

Marcus mengakui Li/Liu telah mengubah pola permainan mereka pada laga final Jepang Terbuka 2018 itu. "Tapi, kami sudah siap dengan semua strategi mereka sehingga kami lebih yakin melawan mereka," kata Sinyo, sapaan akrab Marcus.

Permainan Li/Liu yang lebih banyak mengarahkan shuttlecock ke sisi atas, menurut Sinyo, telah diantisipasi pasangan Indonesia itu setelah mempelajari video permainan laga Fajar Alfian/Rian Ardianto menghadapi Li/Liu.

Kualifikasi pertandingan bulu tangkis Olimpade Tokyo 2020 akan berlangsung mulai 2019. Namun, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) belum mengumumkan mekanisme kualifikasi pertandingan bulu tangkis itu.

Baca juga: PASI fokuskan tiga nomor menuju Olimpiade 2020

Baca juga: Pemerintah fokus siapkan cabang olahraga Olimpiade 2020 Tokyo

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar