Film "Susy Susanti - Love All" sudah direncanakan lima tahun lalu

Film "Susy Susanti - Love All" sudah direncanakan lima tahun lalu

Laura Basuki berperan sebagai Susy Susanti di film "Susy Susanti - Love All" (Instagram/@laurabas)

Jakarta (ANTARA News) - Daniel Mananta selaku produser film "Susy Susanti - Love All" mengungkapkan bahwa rencana untuk membuat film pahlawan bulutangkis ini sebenarnya sudah ada sejak lima tahun lalu, namun karena dalam perjalanannya ada beberapa kendala, akhirnya baru terealisasi tahun ini.

"Selama lima tahun gue sudah ke beberapa sutradara, ke beberapa penulis, beberapa produser juga. Baru dua tahun lalu Reza Hidayat dari Oreima, klik banget untuk bikin film Susy Susanti. Kita juga berhasil nemuin penulis yang luar biasa, Syarika," ucap Daniel Mananta saat berbincang dalam jumpa pers film "Susy Susanti - Love All" di Istora Senayan, Jakarta, Rabu.

Film ini sekaligus menjadi pengalaman kedua Daniel Mananta sebagai produser, setelah sebelumnya sukses melahirkan film "Killers" di tahun 2014. Mantan VJ MTV ini memiliki alasan sendiri mengangkat sosok legenda bulutangkis putri Indonesia tersebut ke layar lebar.

"Untuk sekarang ini mungkin bisa dibilang lebih ke passion. Gue mempunyai sebuah misi menyebarkan cerita tentang cinta. Kebetulan gue di sini dipercaya bisa meminjam ceritanya seorang Sussy Susanti," terangnya.

Film "Susy Susanti - Love All" masih menjalani proses syuting dan direncanakan tayang tahun 2019 mendatang. Daniel berharap film ini bisa memberikan inspirasi kepada generasi muda Indonesia untuk tidak takut berkompetisi dan menjadi juara dunia dalam bidang apapun yang digeluti layaknya seorang Susy Susanti.

"Jujur kalau misalnya film ini ditonton sebanyak mungkin akan membangun karakter masyarakat Indonesia jadi juara dunia. Kalau masalah keuntungan film itu prioritas keempat," pungkas Daniel Mananta.

Baca juga: Daniel Mananta hadirkan Damn! I Love ASEAN

Baca juga: Film "Susy Susanti - Love All", Laura Basuki terhormat perankan sang legendaris

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar