counter

Tri hapus RBT bernuansa politik

Tri hapus RBT bernuansa politik

Ilustrasi (ist)

Jakarta (ANTARA News) - Operator Telekomunikasi Tri mengaku telah menghapus Ring Back Tone (RBT) bernuansa politik.

"Sebenernya udah dari kemarin secara teknis (dihapus). Kami menghormati bahwa masa kampanye belum mulai," ujar Humas Operator Tri, Arum Prasodjo, ditemui usai temu media Hari Bhakti Postel ke-73 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu.

Belum lama ini bermunculan gambar promosi RBT lagu bergenre reggae berjudul "Jokowi Saja" ciptaan Papa T. Bob yang dinyanyikan bersama Rega Rege dan Riri, dan tersedia untuk pengguna operator seluler Telkomsel, Indosat, XL/Axis dan Tri.

Di Tri, menurut Arum, lagu tersebut didaftarkan dengan nama "Jangan Pernah Berubah."

"Mitra content provider kami mengajukan sebagai lagu RBT dengan judul "Jangan Pernah Berubah" dan melakukan promosi atas lagu tersebut sesuai license yang dimiliki," kata Arum.

Mengutip siaran pers Kominfo, Selasa (18/9), layanan RBT didasari oleh kemitraan business to business dengan penyedia konten, sehingga RBT tersebut memungkinkan untuk ada, sepanjang konten RBT tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan PM No 9/2017.

"Namun demikian, keberadaan RBT ini bukan merefleksikan kami berpolitik, kami terbuka bermitra dengan pihak manapun sepanjang sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku," ujar Arum.

Telkomsel dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9), menyatakan bahwa promosi digital Nada Sambung Pribadi (NSP) yang bernuansa politik tersebut tidak benar.

"NSP tersebut tidak ada di pilihan lagu NSP kami," ujar GM External Corporate Communication Telkomsel, Denny Abidin.

Sementara itu, perwakilan XL yang hadir dalam temu media Hari Bhakti Postel 2018 menolak untuk memberikan komentar mengenai hal tersebut. Demikian pula dengan Indosat yang tidak segera memberikan tanggapannya.

Baca juga: Kominfo tanggapi RBT bernuansa politik

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar