Timnas U-16 Indonesia optimistis meski buta kekuatan Iran

Timnas U-16 Indonesia optimistis meski buta kekuatan Iran

Pelatih tim nasional U-16 Iran Abbas Chamanian (kiri) bersama pelatih Indonesia Fakhri Husaini (kedua dari kiri), pelatih Vietnam Vu Huong Viet (ketiga dari kanan) serta pelatih India Bibiano Fernandes (kanan) memberikan keterangan kepada media di Kuala Lumpur, Kamis (20/9/2018), sebelum bertanding di Piala U-16 Asia AFC 2018. (Michael Siahaan)

Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pelatih tim nasional sepak bola U-16 Indonesia Fakhri Husaini optimistis timnya meraih hasil positif dari laga perdana Grup C Piala U-16 Asia kontra Iran, Jumat (21/9), meski mengakui buta akan kekuatan lawannya tersebut.

"Kami buta dengan kekuatan lawan karena hanya sedikit informasi terkait mereka yang kami dapatkan. Akan tetapi, dengan informasi yang terbatas itu, kami bisa mengatur strategi untuk laga besok. Para pemain sangat siap melayani permainan Iran," ujar Fakhri di Kuala Lumpur, Kamis.

Pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan, skuatnya tidak merasa gentar dengan nama besar Iran yang merupakan penyandang status perempat finalis Piala Dunia U-17 FIFA tahun 2017.

Iran, lanjut Fakhri, secara umum memiliki keunggulan dari sisi postur tubuh yang lebih tinggi dan memiliki kolektivitas tim serta transisi permainan yang sangat baik.

Dia menyebut hal itu menjadi perhatiannya sebagai pelatih, tetapi menolak untuk memberikan perhatian penuh terhadap keunggulan lawannya tersebut.

"Kami hanya berkonsentrasi ke kekuatan dan keunggulan yang kami miliki. Persiapan kami bagus untuk laga ini," tutur pelatih yang merupakan pemain timnas era 1990-an tersebut.

Timnas U-16 Indonesia yang merupakan juara Piala U-16 AFF 2018 sudah berada di Malaysia sejak 29 Agustus lalu walau pertandingan pertama Indonesia di Piala U-16 Asia 2018 berlangsung pada Jumat (21/9).

Di Negeri Jiran, timnas U-16 Indonesia mengadakan pemusatan latihan dan melakoni tiga laga uji coba dengan hasil tidak tersentuh kekalahan. Tim U-17 Sime Derby FC dan U-17 Felda FC dikandaskan masing-masing dengan skor 4-0 serta 5-0.

Kedudukan imbang 3-3 diperoleh dari partai persahabatan terakhir kontra timnas U-16 Oman, yang juga menjadi peserta Piala U-16 Asia 2018.

Sementara, berbeda dengan Indonesia, pelatih timnas U-16 Iran Abbas Chamanian mengaku sangat mengenal permainan Indonesia. 

Dia menilai, Indonesia mempunyai pertahanan dan organisasi permainan yang apik, sangat terencana dalam menyerang serta bermaterikan pemain-pemain cepat.

"Pelatih Indonesia juga sangat bagus. Namun kami sudah menyiapkan diri untuk pertandingan besok," kata Abbas.

Laga Indonesia dan Iran di Piala U-16 Asia AFC akan berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Jumat (21/9), mulai pukul 15.30 WIB.

Selain partai tersebut, Grup C juga mempertandingkan Vietnam kontra India mulai pukul 20.45 WIB di Stadion Arena, Universitas Malaya, Kuala Lumpur.

Baca juga: Saatnya Garuda Asia Terbang Lebih Tinggi

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar