Indosat modernisasi jaringan 4G di Sulsel

Indosat modernisasi jaringan 4G di Sulsel

Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo, Andri Pranata (kanan) dan Head of Region Kalimantan & Sumapa Indosat Ooredoo, Prio Sasongko (kiri) saat mencoba Jaringan 4G Plus di Sulawesi Selatan melalui video call dengan outlet di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (20/9). (Istimewa)

 Jakarta (ANTARA News) - Indosat Ooredoo memperluas dan memodernisasi jaringan 4G Plus di wilayah Sulawesi Selatan sebagai upaya melanjutkan serta  ekspansi jaringan di luar Pulau Jawa.

"Kami mengerti masyarakat Sulawesi Selatan saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dikatakan, perusahaan mempercepat pengembangan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di Sulawesi Selatan meliputi 21 kabupaten, sehingga kecepatan internet dari jaringan 4G Plus  dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan. 

Hingga saat ini, Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. 

Area yang sudah terjangkau jaringan terbaru 4G Plus Indosat Ooredoo tersebar di 21 Kabupaten dan 138 Kecamatan meliputi wilayah Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, Maros, Barru, Pare-Pare, Sidrap, Bone, Sinjai, Sopeng, dan Sengkangto. 

Perluasan jaringan baru ini terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.
Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Sulawesi Selatan memiliki keunggulan di kecepatan dan stabilitas jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan dengan jaringan yang terbaik. 

Dikatakan, sekarang masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dapat menikmati dan merasakan langsung hasil dari perluasan jaringan 4G Plus saat beraktivitas di sosial media, main game online, video call maupun grup video call, streaming film, YouTube tanpa buffering, serta lebih mudah ketika mengunduh photo dan video sehari-hari bahkan saat sedang liburan di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Dia mengatakan, meningkatnya pengguna internet di Sulawesi dari 8,46 juta orang di tahun 2016 menjadi 9,64 juta orang pada akhir 2017 juga membuat aktivitas digital dan popularitas tren konten berbasis video meningkat.  

Baca juga: Indosat ekspansi jaringan 4G di Kalsel
Baca juga: Indosat Ooredoo-Cisco kerja sama IoT
 

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar